PELATIHAN PEMBUATAN ECO-ENZYME BERBASIS BUAH DAN POC UNTUK OPTIMALISASI PERTANIAN DAN PELESTARIAN EKOSISTEM DI PONDOK RAUDLATUL MUSTHOFA TULUNGAGUNG
DOI:
https://doi.org/10.37367/mxmkcj81Keywords:
eco-enzym, pelatihan, pupuk organik cairAbstract
Eco-enzyme adalah cairan hasil fermentasi bahan organik seperti sisa kulit buah dan sayuran yang berasal dari limbah dapur. Cairan ini memiliki berbagai kegunaan dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mengurangi dampak pencemaran lingkungan, seperti digunakan sebagai pupuk cair alami, pembersih ramah lingkungan, dan penetral bau limbah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan serta mengajarkan teknik pembuatan eco-enzyme sebagai alternatif dalam mengelola limbah organik secara berkelanjutan. Masyarakat dilibatkan secara langsung dalam setiap tahap proses, mulai dari pemilihan bahan, fermentasi, hingga penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui metode pembelajaran yang interaktif dan berbasis praktik, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengelola limbah dengan cara yang lebih ramah lingkungan. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa pemanfaatan eco-enzyme dapat menjadi langkah inovatif dalam upaya menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan diterapkan secara langsung sebagai pengganti pupuk kimia.
References
Antara News. (2023, April 26). Volume sampah rumah tangga di Tulungagung naik 10 persen selama Ramadhan–Idul Fitri. https://megapolitan.antaranews.com/berita/387813/volume-sampah-rumah-tangga-di-tulungagung-naik-10-persen-selama-ramadhan-idul-fitri
Febrianna, M., Prijono, S., Kusumarini, N. (2018). Pemanfaatan Pupuk Organik Cair untuk Meningkatkan Serapan Nitrogen serta Pertumbuhan dan Produksi Sawi (Brassica juncea L.) pada Tanah Berpasir. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 5(2), 1009-1018
Ginting, N., Hasnudi, H., & Yunilas, Y. (2021). Eco-enzyme disinfection in pig housing as an effort to suppress Escherichia coli population. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 16(3), 283–287. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/jspi/article/view/15410
Guskey, T. R. (2000). Evaluating professional development. Corwin Press
Hadisuwito, S. (2012). Membuat Pupuk Kompos Cair. Jakarta: PT. Agromedia Pustaka
Hasan, M. N., Amelia, R. N.,Rahmaddani, S. Y., & Tangga,L. R. (2022). Pengembangan Eco-Enzyme Sebagai Usaha Pengolahan Sampah. 5,20–27
Hidayah, N., Irianto, R. Y., & Mulyati, S. S. (2025). Analisis eco-enzyme berbahan baku kulit jeruk nipis dan kulit pisang sebagai antimikroba. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jkli/article/view/64990
Huda, M.K. (2013). Pembuatan Pupuk Organik Cair Dai Urin Sapi Dengan Aditif Tetes (Molasse) Metode Fermentasi. Skripsi. Universitas Negeri Semarang
Juniartini, N. L. P. (2020). Pengelolaan Sampah Dari Lingkup Terkecil dan Pemberdayaan Masyarakat sebagai Bentuk Tindakan Peduli Lingkungan. Jurnal Bali Membangun Bali, 1(1), 27–40. https://doi.org/10.51172/jbmb.v1i1. 106
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2021). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN): Data timbulan sampah nasional tahun 2021. https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn
Kirkpatrick, D. L., & Kirkpatrick, J. D. (1994). Evaluating training programs: The four levels. Berrett-Koehler
Knowles, M. S. (1984). The adult learner: A neglected species (3rd ed.). Gulf Publishing
Larasati, D., Astuti, A. P., & Maharani, E. T. W. (2020). Uji organoleptik produk eco- enzyme dari limbah kulit buah (studi kasus di kota semarang). Edusaintek, 4. https://prosiding.unimus.ac.id/index.php/edusaintek/article/view/569
Megah, S. I., Dewi, D. S., & Wilany, E. (2018). Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Digunakan Untuk Obat Dan Kebersihan. Minda Baharu, 2(1), 50. https://doi.org/10.33373/jmb.v2i1.22 75
Natmisatur Rohma, is, Octavia Sari, N., Wibi Ditia, O., & Srinalendra Shakthi, K. (n.d.).2023. Upaya Pemerintah Mengurangi Sampah Plastik Di Tulungagung. Bureaucracy Journal: Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance. https://doi.org/10.53363/bureau.v3i3.327
Panyacharoen, K. (2010). The miracle of enzyme: Self-purification of organic waste. Suan Nguen Mee Ma Press. https://www.apfed.net/enecoenzyme/
Prabekti, Y. S. (2020). Eco-Fermentor: Alternatif Desain Wadah Fermentasi Eco-Enzyme. Bogor Agricultural University (IPB), 43(1), 7728. https://repository.ipb.ac.id/jspui/bitstr eam/123456789/44120/2/INTI- ECOFERMENTOR.pdf
Rangkuti, K., Ardilla, D., & Ketaren, B.R. (2022). Pembuatan Eco Enzyme Dan PhotosyntheticBacteria (Psb) Sebagai Pupuk Booster Organik Tanaman. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(4), 3076.https://doi.org/10.31764/jmm.v6i4.9381
Rochyani, N. R., L. Utpalasari, and I. Dahliana. (2020). Analisis Hasil Konversi Eco Enzyme Menggunakan Nenas (Ananas comosus ) Dan Pepaya (Carica papaya L.). J. Redoks, 5(2):135 doi:10.31851/redoks.v5i2.5060
Roidah, I.S. (2013). Manfaat Penggunaan Pupuk Organik untuk Kesuburan Tanah. Jurnal Universitas Tulungagung Bonorowo, 1 (1): 30-42
Susi, N., Surtinah, dan Rizal, M. (2018). Pengujian Kandungan Unsur Hara Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Kulit Nenas. Jurnal Ilmiah Pertanian, 14 (2): 47-51
Urupedia. (2022, Februari 25). Permasalahan sampah di Tulungagung belum usai. https://urupedia.id/2022/berita/permasalahan-sampah-di-tulungagung-belum-usai.html
Wang, Z, X., Yu, J. Li, J. Wang, and L. Zhang. (2016). The use of biobased surfactant obtained by enzymatic syntheses forwax deposition inhibition and drag reduction in crude oil pipelines. Catalysts, 6(5). doi: 10.3390/catal6050061
Zuliati, S., Ismadi, I., & Humaira, M. (2023). Aplikasi eco-enzyme dan biochar terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Jurnal Agrium. https://www.ojs.unimal.ac.id/index.php/agrium/article/view/20676
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Faudina Permatasari, Alik Mustafidal Laili, Vindhy Dian Indah Pratika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






