Analisis Respon Penumpang Terhadap Penerapan New Normal pada Layanan Kereta Api Jarak Jauh di Pulau Jawa

  • handoko , Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
  • Erifendi Churniawan Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
  • Fadly Rozak Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Abstract

RINGKASAN

Sejak merebaknya virus corona di indonesia awal tahun 2020 telah membawa dampak yang signifikan pada transportasi kereta api. Jumlah penumpang kereta api mengalami penurunan sebagai akibat dari himbauan pemerintah untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. PT KAI juga telah membatasi okupansi atau jumlah penumpang hingga 50% dari kapasitas yang seharusnya. Tingkat okupansi tersebut disesuaikan dengan Peraturan Menteri Nomor 25 Tahun 2020 tentang tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 serta Surat Edaran Gugus Tugas Nomor 4 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Penerapan protocol Kesehatan pada penumoang Kereta Api berdampak pada semakin lamanya waktu boarding karena pengecekan dokumen-dokumen kelengkapan yang diperlukan seperti surat hasil rapid test maupun hasil swab. Pemeriksaan terhadap suhu badan pun juga dilakukan kepada setiap penumpang yang akan naik kereta. Tentunya hal ini menambah prosedur bagi penumpang saat akan naik kereta. Pemakaina masker dan menjaga jarak juga diterapkan selama dalam perjalanan, bahkan selama perjalanan penumpang dilarang berbicara dengan penumpang lainnya.

Berdasarkan permasalahan diatas maka perlunya dilakukan penelitian untuk mengetahui respon penumpang terkait dengan penerapan protocol Kesehatan selama mas pandemic covid 19. Respon penumoang ini bisa dijadikan referensi bagi pihak operator kereta api dalam mengambil kebijakan pelayanan agar para penumpang tetap bisa merasa terlayani dengan sebaik mungkin. Hasil dari penelitian bahwa penumpang setuju dengan penerapan protocol Kesehatan yang dilakukan oleh PT. KAI meliputi :penumpang menyatakan sangat setuju dengan prosedur pemesanan tiket kereta api yang ditetapkan oleh KAI, penumpang menyatakan sangat setuju dengan prosedur sebelum dan sesudah boarding serta selama perjalanan di kereta api yang ditetapkan oleh KAI, penumpang menyatakan sangat setuju dengan prosedur penanganan kebersihan dan penyediaan fasilitas kebersihan di stasiun dan di kereta api yang ditetapkan oleh KAI, penumpang menyatakan sangat setuju dengan persyaratan surat bebas Covid-19 yang ditetapkan oleh KAI, penumpang cenderung memilih alternatif okupansi penumpang mengurangi jumlah penumpang dengan menaikkan harga tiket.

 

References

Agus sujana. 2004. Psikologi Umum. Jakarta: Bumi Aksara. h. 31

Bimo Walgito. 1996. Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta : UGM Press. h. 53

Gugus Tugas Covid-19. 2020. Tanya Jawab. https://covid19.go.id/tanya-jawab?page=4

International Union of Railways. 2020. Management of Covid-19 Guidance For Railway Stakeholders. Maret 2020.

International Union of Railways. 2020. Potential measures to restore confidence in rail travel following the Covid-19 pandemic. April 2020.

J.P Chaplin. 1997. Kamus Lengkap Psikoloy. Judul Asli: Dictionary of Psikology, Diterjemahkan oleh Kartini Kartono, hal. 431. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Menteri Kesehatan. 2020. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi

Public Relations KAI. 2020. Mulai 12 Juni, KAI Kembali Layani Masyarakat dengan KA Reguler 10 Juni 2020 https://kai.id/information/full_news/3556

Public Relations KAI. 2020. KAI Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru di Perjalanan KA Reguler 11 Juni 2020. https://kai.id/information/full_news/3562

Sugiyono. 2001. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

WHO. 2020. Pertanyaan dan jawaban terkait Coronavirus https://www.who.int/indonesia/news/novel-coronavirus/qa-for-public.

Published
2021-03-31