Analisa Occupational Commitment pada Perawat Sarana di Balaiyasa Yogyakarta

Penulis

  • ajeng tyas damayanti politeknik perkeretaapian indonesia madiun , politeknik perkeretaapian indonesia madiun
  • Sapto Priyanto politeknik perkeretaapian indonesia madiun , politeknik perkeretaapian indonesia madiun
  • handoko handoko politeknik perkeretaapian indonesia madiun , politeknik perkeretaapian indonesia madiun

DOI:

https://doi.org/10.37367/jpi.v4i2.119

Kata Kunci:

occupational commitment, facility maintainer, Balaiyasa Yogyakarta

Abstrak

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat occupational commitment pada perawat sarana di Balaiyasa Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan alat pengumpul data berupa kuesioner dan wawancara. Berdasarkan pengambilan data yang telah dilakukan, diketahui bahwa sebanyak 85% responden memiliki occupational commitment yang tinggi. Rekomendasi yang diberikan kepada perawat sarana di Balaiyasa Yogyakarta adalah dengan mengembangkan training-training yang pernah dilakukan. Beberapa training yang dapat dilaksanakan berdasarkan ketegorisasi occupational commitment diantaranya skill training, retraining, cross sectional training, team training, training sistem informasi dan soft skill training.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Asthu, A.A. 2016. Komitmen Organisasional Terhadap KInerja Perawat Pada Rumah Sakit Umum di Kota Bandung. Bogor : Sekolah pasca Sarjana Institur Pertanian Bogor.

Blau, G., Paul, A. and St. John, N. 1993. On Developing a General Index of Work Commitment. Journal of Vocational Behavior 42:298-314.

Indriantoro Nur dan Bambang Supomo. 1999. Metodologi Penelitian dan Bisnis. Yogyakarta : BPFE Yogyakarta.

Mahardiono, N.A dan Hidayat, T. 2015. Evaluasi Perawatan Sarana Perkeretaapian di PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Bandung : UPT-Balai pengambangan Instrumentasi lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 92 Tahun 2010 tentang Tenaga Pemeriksa Sarana Perkeretaapian.

Peraturan Menteri Nomor 16 Tahun 2017 Tentang Perawatan Sarana Perkeretaapian.

Satoh, M, Watanabe, I, dan Asakura, K. 2017. Factors Related to affective Occupational Commitment Among Japanese Nurses. Open Journal of Nursing, 7, 449-462. Japan : Scientific Research Publising Inc.

Shultz, D.P., Shultz,S.E. 1993. Psychology and Work Today an Introduction to Industrial and Organizational 6th Edition. Newyork : Mc Milan Publising.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Unduhan

Diterbitkan

2020-12-15

Cara Mengutip

damayanti, ajeng tyas, Priyanto, S., & handoko, handoko. (2020). Analisa Occupational Commitment pada Perawat Sarana di Balaiyasa Yogyakarta. Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal), 4(2), 87-92. https://doi.org/10.37367/jpi.v4i2.119

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2