Optimalisasi Perawatan Terhadap Guna Meminimalisir Gangguan Terhadap Lokomotif CC 203 Di Daop 2 Bandung

Penulis

  • Restu Fajar Widi Usworo Sekolah Tinggi Transportasi Darat Bekasi ,
  • Hartono AS Sekolah Tinggi Transportasi Darat Bekasi ,
  • Uriansah Pratama Sekolah Tinggi Transportasi Darat Bekasi ,

DOI:

https://doi.org/10.37367/jpi.v3i2.123

Kata Kunci:

Kehandalan, lokomotif, gangguan

Abstrak

Daop 2 Bandung memiliki potensi untuk transportasi kereta api penumpang tinggi. Dengan tingginya permintaan angkutan penumpang baik untuk transportasi rel lokal maupun transportasi rel jarak jauh, kondisi tenaga penggerak dalam hal ini adalah lokomotif sangat berpengaruh. Ditilik dari kebutuhan akan layanan transportasi kereta api, meningkatnya keandalan fasilitas berkendara, terutama lokomotif sangat mendukung dalam pengoperasian transportasi kereta api. Perjalanan rata-rata telah melampaui tingkat toleran dari gangguan lokomotif yaitu sebanyak 30 kali gangguan / 1 juta km perjalanan dan gangguan dominan terjadi pada lokomotif CC 203 adalah gangguan daya lemah, mesin panas, panas. Disarankan untuk melakukan pemeliharaan lokomotif CC 203 berdasarkan gangguan dominan pada lokomotif, mengoptimalkan pemeliharaan lokomotif CC 203 sesuai dengan SOP yang berlaku, langkah-langkah pencegahan dan harus dibudidayakan untuk memeriksa kembali perawatan

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Arikunto, Suharismi, 2004,

Dilihat 21 Juli 2019, https://lutfi4math.wordpress.com/2012/02/23/evaluasi

penilaian-dan-pengukuran-pembelajaran/

Arisandi, Yogi, 2009, Kinerja Penggunaan Lokomotif BB 303 Untuk Angkutan Semen Curah Lintas Indarung – Bukit Putus di Divre II Sumatera Barat, Bekasi

Atmosukardjo, Hartono, 2012, Lokomotif dan Kereta Rel Diesel di Indonesia, Bandung, CV Mentari Terang Sejahtera

Hardianto, Dwian, 2015, Peningkatan Perawatan KRDI Madiun Jaya AC dan KRDI Arjuna Ekspres Non AC Ditinjau Dari Tingginya Gangguan, Bekasi

Kementerian Perhubungan, 2007, Undang-Undang Repubilk Indonesia Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, Jakarta, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Kementerian Perhubungan, 2009, Peraturan Pemerintah No. 56 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Perkeretaapian, Jakarta, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Kementerian Perhubungan, 2009, Peraturan Pemerintah No72 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Kereta Api, Jakarta, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Kementerian Perhubungan, 2015, Peraturan Menteri No. 24 Tahun 2015 tentang Standar Keselamatan Perkeretaapian, Jakarta, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Kementerian Perhubungan, 2010, KM 4 Tahun 2010, Jakarta, Kementerian Perhubungan

Mangkunegara, A.P. 2006, ‘Manajemen Sumber Daya Manusia’, dilihat 11 Juni 2017, <http://aresearch.upi.edu/operator/upload/s_mbs_054873_bibliography.p>

Rama, Dwi, 2011, Usaha Meningkatkan Perawatan Radiator Guna Mengurangi Gangguan Pada Lokomotif CC 201, Bekasi

Stolovitch and Keeps. 1992, ‘Handbook of Human Performance Technology A Comprehensive Guide for Analysis and Solving Performance Problem in Organizations’,

dilihat 11 Juni 2019, <http://cinusian.blogspot.co.id/2011/01/konsep-kinerja.html>

PT. KAI, 1996 , Manajemen QCD II Teknik Manajemen dan Alat Penyelesaian Masalah

Tim PKL Bandung - Banjar, 2016, Laporan Umum Praktek Kerja Lapangan Daerah Operasi 2 Bandung Lintas Bandung - Banjar Tahun 2016, Bekasi, Sekolah Tinggi Transportasi Darat.

Umar, 2005, Dilihat 21 Juli 2017,

http://thesis.binus.ac.id/doc/Bab2/2012-1-00342-ka%202.pdf

Wikipedia, 2016, dilihat 21 Juli 2019, <https://id.wikipedia.org/wiki/Keandalan_Wikipedia>

Wrightstone, 1956, dilihat 21 Juli 2019, https://lutfi4math.wordpress.com/2012/02/23/evaluasi penilaian-dan-pengukuran-pembelajaran/

Zeitahaml and Bitner, 1996, dilihat 18 Juni 2019, <https://tesisdisertasi.blogspot.co.id/2010/07/dimensi kualitas pelayanan.html>

Diterbitkan

2019-12-04

Cara Mengutip

Usworo, R. F. W., AS, H., & Pratama, U. (2019). Optimalisasi Perawatan Terhadap Guna Meminimalisir Gangguan Terhadap Lokomotif CC 203 Di Daop 2 Bandung. Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal), 3(2). https://doi.org/10.37367/jpi.v3i2.123