PENGEMBANGAN FASILITAS DAN UTILITAS STASIUN BUMIAYU GUNA MENINGKATKAN PELAYANAN TERHADAP PENUMPANG
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v4i2.132Kata Kunci:
pengembangan fasilitas, utilitas stasiun bumiayu, peningkatan pelayanan, penumpangAbstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kondisi fasilitas yang ada pada stasiun Bumiayu, mengetahui faktor yang menjadi prioritas utama dari pelayanan pada fasilitas dan utilitas Stasiun Bumiayu untuk ditingkatkan kualitas pelayanannya. serta merencanakan pengembangan Stasiun Bumiayu berdasarkan hasil analisis tingkat kepuasan penumpang Penelitian ini difokuskan untuk mengembangkan fasilitas dan utilitas yang ada pada stasiun Bumiayu, dan disesuaikan dengan standar Pelayanan Minimum (SPM) PM No. 63 Tahun 2019. Fasilitas yang dikembangkan, antara lain : peron, kanopi (overcapping), lahan parkir, dan ruang tunggu. Dan mengevaluasi tingkat pelayanan stasiun setelah dan sebelum pembangunan pengumpulan data dilakukan melalui survei kemudian data terkumpul dianalisis dengan metode IPA (Importance Performance Analysis). Hasil analisis Costumer Statisfaction Index menunjukkan bahwa penumpang di Stasiun Bumiayu pada saat ini merasa CUKUP PUAS terhadap pelayanan yang diberikan dengan nilai 0,54. Dengan bertambahnya jumlah penduduk di Stasiun Bumiayu tiap tahunnya belum tentu tahun berikutnya penumpang akan merasa cukup puas dengan kinerja pelayanan penumpang di Stasiun Bumiayu
Unduhan
Referensi
Harinaldi. (2005). Prinsip-Prinsip Statistik Untuk Teknik dan Sains. Jakarta: Erlangga.
Moenir. (1992). Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia.
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 63 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimum. (2019).
Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Perkeretaapian. (2009).
Philip, K. (2003). Manajemen Pemasaran. Jakarta: Gramedia. Tjiptono, F. (2005). Manajemen Pemasaran. Jakarta.
Tjiptono, F. (2012). Pemasaran Strategik. Yogyakarta.
Undang - Undang Nomor 23 Tahun 2007 Tentang Perkeretaapian. (2007)
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


