Study of Concrete Bearing Behavior for 1067 mm Track Width with Variation in Track Quality Index (TQI) Values
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v5i1.152Kata Kunci:
Track Quality IndexsAbstrak
Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui pengaruh ketidakstabilan geometri terhadap ketahanan struktur jalan rel yang difokuskan pada struktur atas jalan rel. Dalam mengkaji nilai penyimpangan geometri lintasan menggunakan perhitungan standar deviasi pada setiap parameter pengukuran, yang selanjutnya diolah menjadi nilai track kualitas indeks (TQI). Data parameter pengukuran di dapatkan dari kereta ukur Galunggung untuk tahun 2018 dan kereta ukur EM-120 untuk tahun 2019. Perbedaan hasil perhitungan nilai kualitas jalan rel (TQI) dengan tahun yang berbeda, dijadikan patokan untuk penentuan lokasi survey manual dengan menggunakan alat ukur matisa dan meter listring. Hasil pengukuran geometri dilapangan dimodelkan dengan program bantu perhitungan kekuatan struktural. Simulasi model dengan melakukan analisis menggunakan Finite Elemen Method (FEM) terhadap beberapa kondisi sesuai dengan kategori penyimpangan geometri (TQI). Hasil penelitian ini didapatkan bahwa, propertis material bantalan, dengan kaut tekan beton (Fc’) 54 MPa dan kuat tarik wire prestressed (Fy) 1400 MPa, tipe rel adalah R.54, serta properti balas sesuai PM.60 tahun 2012. Beban aksial yang bekerja sebesar 16.241 Kg, Dari hasil analisa pada nilai penyimpangan geometri kategori 3 (25<TQI<40), didapatkan spesimen bantalan (B4) mengalami tegangan tekan 15.566 MPa dan tegangan tarik sebesar 5.178 MPa. Analisa kondisi tersebut, material beton tidak dapat menumpu gaya tarik yang dipersyaratkan yaitu, 4.632 MPa (0.32 Fc0.67). Demikian terjadi juga, pada kondisi penyimpangan geometri kategori 4 (TQI > 40).
Unduhan
Referensi
Attard, M. M., and S. Setunge. 1996. “Stress-Strain Relationship of Confined and Unconfined Concrete.” ACI Materials Journal 93(5): 432–42.
Aulia, Rayhana., and Danang Parikesit. 2017. “Perencanaan Pemeliharaan Jalan Reldaop vi Yogyakarta.” Prosiding Simposium II – UNIID 2017 (September): 978–79.
Berawi, Abdur Rohim Boy, Raimundo Delgado, Rui Calçada, and Cecilia Vale. 2010. “Evaluating Track Geometrical Quality through Different Methodologies.” International Journal of Technology 1(1): 38–47.
Bowles, Josep E. 1997. 20 Engineering Geology Foundation Analysis and Design Fifth Edition.
Esveld, C. 2001. Delft university of technologi Modern Railway Track. Second.
Fistcar, Wawarisa Alnu, Hera Widyastuti, Data Iranata, and Catur Arif Prastyanto. 2020. “Pengaruh Parameter Track Quality Indeks (Tqi) Terhadap Perilaku Bantalan Beton.” Jurnal Aplikasi Teknik Sipil 18(1): 131.
Iranata, Data, Endah Wahyuni, and Hidayat Soegihardjo. 2010. “Ductile Design of Beam-Column Connection for Earthquake Resistant Precast Concrete House.” (October).
Lasisi, Ahmed, and Nii Attoh-Okine. 2018. “Principal Components Analysis and Track Quality Index: A Machine Learning Approach.” Transportation Research Part C: Emerging Technologies 91(March 2018): 230–48. https://doi.org/10.1016/j.trc.2018.04.001.
Liu, Reng-Kui et al. 2015. “Establishment of Track Quality Index Standard Recommendations for Beijing Metro.” Discrete Dynamics in Nature and Society 2015: 1–9.
Mander, John Barrie. 1989. “Conducted Providing the Stress-Strain Relation for the Concrete and Steel Are- Known . The Moments and Curvatures Associated with Increasing Flexural Deformations of the Column May Be Computed for Various Column Axial Loads by Incrementing the Curvature A.” 114(8): 1804–26.
Michał, Szczecina, and Winnicki Andrzej. “Calibration of the CDP Model Parameters in Abaqus.”
Murat Saatcioglu & Razvi Salim. 1999. “Strength and Ductility of Hybrid FRP-Concrete.” J. Struct. Eng., 9445(October): 281–289.
Ren, Wei, Lesley H. Sneed, Yang Yang, and Ruili He. 2015. “Numerical Simulation of Prestressed Precast Concrete Bridge Deck Panels Using Damage Plasticity Model.” International Journal of Concrete Structures and Materials 9(1): 45–54.
Samani, Ali Khajeh, and Mario M. Attard. 2012. “A Stress-Strain Model for Uniaxial and Confined Concrete under Compression.” Engineering Structures 41: 335–49. http://dx.doi.org/10.1016/j.engstruct.2012.03.027.
Wantana Havino, Arisma, Hera Widyastuti, and Catur Prasetyanto. 2021. “Jurnal Penelitian Transportasi Darat.” Journal of Chemical Information and Modeling 53(9): 1689–99. http://ppid.dephub.go.id/files/datalitbang/JURNAL_DARAT_2015.pdf.
Wijaya Karya. 2016. “Railway Sleeper Prestressted Wijaya Karya Beton.”
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


