Model Prototype Early Warning System Pada Pemeliharaan Jalur Lengkung Berbasis Mikrokontroler
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v6i1.170Kata Kunci:
mikrokontroler, proximity, jalur lengkung, kereta api ,early warning systemAbstrak
Penyelenggaraan prasarana perkeretaapian diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2009 Tentang Penyelenggaraan Perkeretaapian. Agar keandalan prasarana atau sarana perkeretaapian tetap dapat dipertahankan perlu dilakukan perawatan. Pada saat perawatan prasarana di jalur lengkung, para pekerja sedikit sekali mendapatkan informasi mengenai kereta api yang akan melewati jalur yang sedang diperbaiki. Maka diperlukan sebuah sistem baru untuk memberikan peringatan kereta api yang akan lewat. Sistem baru yang dibuat prototypenya menggunakan mikrokontroler berbasis sensor proximity. Informasi didapat ketika sensor proximity mendeteksi keberadan benda di depannya dengan memancarkan sinar infrared. Sensor proximity diatur untuk mendeteksi sesuatu dengan jarak kurang dari 80 cm sebagai inputan dan mengeluarkan informasi peringatan. Prototype ini dibuat 2 mode untuk jalur tunggal dan ganda, serta dapat dimatikan dalam 1 jalur saja. Peringatan berada di jalur lengkung membantu pekerja mendapatkan informasi lebih efektif dan efisien. Sehingga mengurangi tingkat resiko kecelakaan. Karena ketika lengkung tertutup, tidak terlihat arah kedatangan kereta. Namun dengan sistem ini pekerja mendapatkan informasi secara real time.
Unduhan
Referensi
Pemerintah Republik Indonesia, “Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2009 Tentang Penyelenggaraan Perkeretaapian.,” Jakarta, 2009.
Vendy Yhulia Susanto Noverius Laoli, “Pemerintah telah bangun 1.025 kilometer jalur kereta dalam lima tahun terakhirNo Title,” kontan.co.id, 2020. https://nasional.kontan.co.id/news/pemerintah-telah-bangun-1025-kilometer-jalur-kereta-dalam-lima-tahun-terakhir (accessed May 09, 2022).
A. A. N. Lubis, A. P. Iswanto, W. Riyanta, and W. A. Wirawan, “Pengaruh Pemahaman Early Warning System Sebagai Variabel Intervening,” pp. 23–24, 2020.
T. Arifianto, B. R. Antoro, and S. Triwijaya, “Peningkatan Tingkat Akurasi Pembacaan Rail Detector Berbasis Inductive Proximity Dengan Penambahan Fungsi Reversible Counter,” pp. 2476–2483, 2020.
M. Subali, “Palang Pintu Kereta Otomatis dengan Indikator Suara Sebagai Peringatan Dini Berbasis Mikrokontroler AT89S51,” Teknol. Rekayasa, vol. 13, no. 1, pp. 1–8, 2008.
M. F. Ramadhan, “OUTPUT AUDIO PADA SPEAKER TERKONEKSI WIRELESS MENGGUNAKAN ANDROID BERBASIS MIKROKONTROLER,” Tek. KOMPUTER, Politek. NEGERI Sriwij. PALEMBANG, no. August, 2016.
M. S. Hadi, “Mengenal Mikrokontroler AVR Atmega16,” Ilmu Komputer, Malang, 2008.
N. S. Widodo, Buku Ajar Sistem Berbasis Mikroprosesor. UAD PRESS, 2021.
H. A. Dharmawan, Mikrokontroler: Konsep Dasar dan Praktis. Universitas Brawijaya Press, 2017.
Y. Djawad, “MIKROKONTROLER DAN INTERACE,” 2017.
I. Setiawan, “Buku Ajar Sensor dan Transduser,” 2009.
M. H. Masruri and J. Creativity, Buku Pintar Android. Elex Media Komputindo, 2015.
N. L. Husni, S. Rasyad, M. S. Putra, Y. Hasan, and J. Al Rasyid, “Pengaplikasian Sensor Warna pada Navigasi Line Tracking Robot Sampah berbasis Mikrokontroler,” J. Ampere, vol. 4, no. 2, pp. 297–306, 2020.
J. Jufriyanto, M. Zulkarnain, I. Irvawansyah, and S. Mustafa, “Rancang Bangun Media Pembelajaran Penyortiran Benda Berbasis Mikrokontroler,” Joule (Journal Electr. Eng., vol. 1, no. 1, pp. 32–40, 2020.
H.-K. Lee, S.-I. Chang, and E. Yoon, “Dual-mode capacitive proximity sensor for robot application: Implementation of tactile and proximity sensing capability on a single polymer platform using shared electrodes,” IEEE Sens. J., vol. 9, no. 12, pp. 1748–1755, 2009.
S. Fericean, A. Dorneich, R. Droxler, and D. Krater, “Development of a microwave proximity sensor for industrial applications,” IEEE Sens. J., vol. 9, no. 7, pp. 870–876, 2009.
A. Sifa, T. Hendrawan, E. Haris, and F. Fitriani, “Rancang Bangun Trainer Elektro Pneumatik Low Cost Berbasis Micocontroller (Arduino) untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK),” Pros. Ind. Res. Work. Natl. Semin., vol. 12, pp. 320–323, 2021.
A. Amarudin, D. A. Saputra, and R. Rubiyah, “Rancang Bangun Alat Pemberi Pakan Ikan Menggunakan Mikrokontroler,” J. Ilm. Mhs. Kendali Dan List., vol. 1, no. 1, pp. 7–13, 2020.
I. P. L. Dharma, S. Tansa, and I. Z. Nasibu, “Perancangan Alat Pengendali Pintu Air Sawah Otomatis dengan SIM800l Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno,” J. Tek., vol. 17, no. 1, pp. 40–56, 2019.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


