Prototipe Battery Management System dengan mempertimbangkan State of Charge dan State of Health
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v7i2.292Kata Kunci:
Baterai, Battery Management System, State of Charge, State of HealthAbstrak
Semakin pentingnya baterai yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, serta untuk menjaga kualitas dan keandalan baterai, menyebabkan Battery Management System (BMS) sangat diperlukan. BMS dapat digunakan untuk menghindari over charge, short circuit dan suhu ekstrim pada baterai. Tujuan dari perancangan prototipe BMS ini yaitu untuk memonitoring nilai SOC dan SOH baterai secara real time. Nilai SOC dihitung dengan metode Open Circuit Voltage (OCV) dan metode Coloumb Counting (CC). Sedangkan nilai SOH dihitung dengan membandingkan muatan saat ini dan muatan kondisi baru. Pada prototipe BMS, sensor pembagi tegangan, sensor arus dan sensor suhu dihubungkan pada baterai. Data dari ketiga sensor tersebut akan diolah dengan Arduino dan dikirim ke software LabView. LabView akan menampilkan nilai tegangan, arus, suhu, SOC dan SOH baterai. Dari hasil pengujian menggunakan jenis baterai baru dan lama, komponen sensor BMS berfungsi dengan akurasi yang tinggi. Baterai baru memiliki kinerja pengisian dan pengosongan yang lebih baik daripada baterai lama. Baterai lama juga memiliki suhu yang lebih panas dibandingkan dengan baterai baru. Oleh karena itu, BMS sangat diperlukan untuk menjaga kondisi baterai agar bekerja dengan baik.
Unduhan
Referensi
M. Farisha Istiqlal And E. Priatna, “Analisa Kapasitas Baterai Sebagai Sumber DC Pada Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi 500 Kv Pt.Pln (Persero) Tasikmalaya.”
R. H. Saputra, A. Mahmud, J. Marindra, M. A. Nursyeha, D. Kurnia, And A. Fariyani, “Performance Degradation Evaluation Of A Lithium-Ion Battery From Multiple Soc Measurements”, doi: 10.15294/Jte.V14i2.40226.
S. Triwijaya, A. Pradipta, And Y. Prasetyo, “Battery Management Optimization Considers State Of Charge Using Coulomb Counting Method Pengoptimalan Manajemen Baterai Mempertimbangkan Status Pengisian Baterai Menggunakan Metode Coulomb Counting,” Journal Geuthee Of Engineering And Energy (JOGE), Vol. 2, No. 1, Pp. 1–07, 2023, Doi: 10.52626/Joge.V%Vi%I.14.
V. Karkuzhali, P. Rangarajan, V. Tamilselvi, And P. Kavitha, “Analysis Of Battery Management System Issues In Electric Vehicles,” In Iop Conference Series: Materials Science And Engineering, Iop Publishing Ltd, Dec. 2020. doi: 10.1088/1757-899x/994/1/012013.
X. Liu, J. Li, Z. Yao, Z. Wang, R. Si, And Y. Diao, “Research On Battery Soh Estimation Algorithm Of Energy Storage Frequency Modulation System,” Energy Reports, Vol. 8, Pp. 217–223, May 2022, doi: 10.1016/J.Egyr.2021.11.015.
Z. Rahmawan, “Estimasi State Of Charge (SOC) Pada Baterai Lead-Acid Dengan Menggunakan Metode Coulomb Counting Pada Pv Hybrid.”
M. Otong And D. Aribowo, “Perancangan Modular Baterai Lithium Ion(Li-Ion) Untuk Beban Lampu Led,” Jurnal Ilmiah Setrum Article In Press, Vol. 8, No. 2, Pp. 260–273, 2019.
J. Vetter Et Al., “Ageing Mechanisms In Lithium-Ion Batteries,” J Power Sources, Vol. 147, No. 1–2, Pp. 269–281, Sep. 2005, Doi: 10.1016/J.Jpowsour.2005.01.006.
Y. Zhou Et Al., “Scalable Synthesis Of Si/Sio2@C Composite From Micro-Silica Particles For High Performance Lithium Battery Anodes,” Powder Technol, Vol. 284, Pp. 365–370, Nov. 2015, doi: 10.1016/J.Powtec.2015.07.007.
Y. Zhou Et Al., “Carbon-Coated Moo2 Dispersed In Three-Dimensional Graphene Aerogel For Lithium-Ion Battery,” Electrochim Acta, Vol. 174, No. 1, Pp. 8–14, 2015, doi: 10.1016/J.Electacta.2015.05.153.
S. L. Wang Et Al., “An Improved Coulomb Counting Method Based On Dual Open-Circuit Voltage And Real-Time Evaluation Of Battery Dischargeable Capacity Considering Temperature And Battery Aging,” Int J Energy Res, Vol. 45, No. 12, Pp. 17609–17621, Oct. 2021, Doi: 10.1002/Er.7042.
* Bonifasius, A. Bayuprakoso, And P. Munadi, “Analisis Estimasi State Of Charge Baterai Li-Ion Berbasis Open Circuit Voltage Dan Coulomb Counting Pada Otoped,” 2021.
J. Inovtek And S. Elektro, “Aplikasi Battery Management System (BMS) Dengan State Of Charge (Soc) Menggunakan Metode Modified Coulomb Counting,” Vol. 1, No. 1.
S. Mischie, “Behavior Of The Lead Acid Battery After The Rest Period.” [Online]. Available: Http://Www.Etc.Upt.Ro
G. Zhang Et Al., “Enhancement In Liberation Of Electrode Materials Derived From Spent Lithium-Ion Battery By Pyrolysis,” J Clean Prod, Vol. 199, Pp. 62–68, Oct. 2018, doi: 10.1016/J.Jclepro.2018.07.143.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


