Simulasi Pengaruh Diameter Roda 660 mm, 774 mm dan 860 mm Serta Variasi Kecepatan Terhadap Kriteria Nadal dan Ride Index Lintas R80 LRT Palembang
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v7i2.297Kata Kunci:
Curved railway track, wheel diameter, value of Nadal’s criteria, ride indexAbstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan diameter roda kereta terhadap ride index dan kriteria nadal pada berbagai kecepatan. Metode analisis menggunakan simulasi Longitudinal Train Dynamic Universal Mechanism 9.0. Variasi diameter roda yang digunakan dengan menggunakan 3 jenis diameter yang berbeda. Sedangkan variasi kecepatan yang digunakan mulai dari 15 km/jam hingga kereta mengalami anjlok. Standar yang digunakan dalam simulasi yakni indeks sperling standar ISO 2631. Hasil dari simulasi didapatkan bahwa roda dengan diameter lebih kecil lebih baik dalam melewati lengkung R80. Hal tersebut dibuktikan pada kecepatan 15 km/jam diameter 660 mm menghasilkan nilai ride index horizontal dan vertikal sebesar 1,2078 dan 1,1282, diameter 774 mm sebesar 1,8306 dan 1,7078, diameter 860 mm sebesar 1,8293 dan 1,7068, sehingga terjadi peningkatan sampai dengan kecepatan tertinggi yaitu 60 km/jam pada diameter 660 mm menghasilkan nilai ride index horizontal dan vertikal sebesar 2,2744 dan 2,1140, pada diameter 774 mm sebesar 2,2751 dan 2,1140, pada diameter 860 mm sebesar 2,2762 dan 2,1162, sehingga dengan bertambah besarnya diameter roda, maka nilai ride index akan semakin besar.
Unduhan
Referensi
D. Widiyanti, “Pengembangan park and ride untuk meningkatkan pelayanan ngkutan LRT kota palembang,” J. Penelit. Transp. Darat, vol. 21, no. 2, 2019.
S. M. Utomo, J. M. Valentino, B. Halfina, and Hendrato, “Analisis pembebanan statik pada rangka bogie automatic people mover system (APMS) menggunakan standar UIC-615 dengan finite element,” Maj. Ilm. Pengkaj. Ind., vol. 11, no. 2, 2017.
S. Iwnicki, Handbook of railway vehicle dynamic, 1st ed. United States of America: CRC Taylor & Francis Group, an informa bussines, 2006.
INKA, “Petunjuk perawatan kereta LRT palembang.” Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan, Palembang, 2018.
P. Boeditjahjono, “KP 330 tahun 2016 tentang penetapan kriteria desain dan spesifikasi teknis pembangunan kereta api ringan /light rail transit (LRT).” Kementrian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Jakarta, 2016.
A. Suwandi, D. Restu, W. Dan, and D. Hermawanto, “Analisis karakteristik getaran pada kereta api rel listrik dan kereta api rel diesel,” J. Stand., vol. 11, no. 2, 2009.
M. S. Prabowo, “Pengaruh ukuran diameter roda kendaraan terhadap akurasi alat penunjuk kecepatan,” Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Tegal, 2021.
P. Boeditjahjono and E. Sukmoro, “Spesifikasi teknik kereta api ringan (light rail transit) di provinsi sumatera selatan.” Kementrian Perhubungan Republik Indonesia, Palembang, 2016.
M. Lamma, “Hasil uji coba dari pengembangan sistem pengujian ride index fasilitas uji dinamika kereta api (FUDIKA),” J. Penelit. Transp. Darat, vol. 15, no. 1, 2013.
B. Budiwantoro, A. H. Masyhur, and I. Suganda, “Testing of dynamic characteristic and comfort of Indonesia automated people mover from bandung,” AIP Conf. Proc., vol. 1977, no. 040013, 2018.
I. S. Organization, “ISO 2631-1,” Int. Stand., vol. 1997 (E), no. 1, 1997.
S. Iwnicki, A Handbook of Railway Vehicle Dynamics. 2006. doi: 10.1201/9781420004892.ch1.
L. of C. Mechanics, “Universal mechanism,”www.universalmechanism.com,2022.http://www.universalmechanism.com/en/pages/index.php?id=1 (accessed Feb. 07, 2023).
W. Puji, D. Wulandani, and Y. A. Purwanto, “Kajian pola sebaran aliran udara panas pada model pengering efek rumah kaca hibrid tipe rak berputar menggunakan computational fluid dynamics,” J. Enj. Pertan., vol. 7, no. 2, 2009, [Online]. Available: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/69566
S. Iwnicki et al., Handbook of railway vehicle dynamics. United States of America: Taylor & Francis Group, LLC, 2006.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


