Analisis Pelaksanaan Pekerjaan Slab Track Light Rail Transit Sumatera Selatan
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v1i2.42Kata Kunci:
manajemen, proyek, jadwal, slab trackAbstrak
Transportasi mempunyai peranan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pengembangan dan pemersatu wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dalam rangka meningkatkan pelayanan transportasi dalam mendukung pembangunan di Provinsi Sumatera Selatan, dan mendukung pelaksanaan Asian Games Tahun 2018, perlu dilakukan percepatan penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit di Provinsi Sumatera Selatan. Hal ini berkaitan dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 116 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit di Provinsi Sumatera Selatan. Pada jalur perkeretaapian di Indonesia saat ini belum ada jalur perkeretaapian yang telah beroprasi menggunakan konstruksi slab track namun pada saat ini Pemerintah Indonesia sedang melakukan pembangunan perkeretaapian di Indonesia dengan skala nasional.. Pada pembangunan LRT (Light Rail Transit) Sumatera Selatan merupakan pembangunan perkeretaapian dengan tenaga listrik yang sedang dalam proses pembangunan yang akan menggunakan kontruksi jalur kereta api modern yaitu menggunakan konstruksi slab track. Dalam kesempatan yang sangat membahagiakan ini penulis mendapatkan kesempatan untuk melakukan penelitian di Satker LRT Sumatera Selatan karena LRT Sumatera Selatan sedang dalam pembangunan konstruksi. LRT Sumatera Selatan menggunakan konstruksi jalan layang yang menggunakan konstruksi slab track. Saat ini LRT Sumatera Selatan merupakan proyek pertama yang melakukan pembangunan konstruksi slab track di Indonesia bahkan belum ada perkeretaapian di Indonesia yang beroprasi menggunakan konstruksi konstruksi slab track.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


