Evaluasi Geometri Jalan Rel Berbasis Level Of Safety Studi Kasus Lengkung No. 5 Km. 2+340 s.d Km. 2+494 Antara Stasiun Padang – Pulau Air
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v10i1.593Kata Kunci:
Geometri Jalan Rel, level of safety, peninggian rel, perawatan jalan relAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kondisi geometri jalan rel dalam menjamin keselamatan dan kelancaran operasi kereta api, khususnya pada segmen lengkung yang berisiko tinggi mengalami penyimpangan. Penelitian bertujuan mengevaluasi tingkat keselamatan geometri lintasan pada Lengkung No. 5 Km 2+340 s.d. Km 2+494 lintas antara Stasiun Padang dan Stasiun Pulau Air serta merumuskan rekomendasi pemeliharaan berbasis Level of Safety (LOS) sesuai pedoman teknis Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, pengukuran parameter geometri, analisis kesesuaian terhadap standar teknis, dan klasifikasi tingkat keselamatan. Evaluasi dilakukan pada kecepatan operasi eksisting 20 km/jam dan rencana 40 km/jam sesuai Gapeka 2025. Hasil menunjukkan lintasan masih layak pada LOS 1–2 dengan kebutuhan pemeliharaan preventif, namun pada kecepatan rencana meningkat hingga LOS 3–4 akibat penyimpangan tertinggi pada peninggian rel. Secara umum lintasan aman beroperasi, peningkatan kecepatan hanya setelah standar terpenuhi.
Unduhan
Referensi
[1] B. Nugraha and A. D. Santoso, “Peran Transportasi Multimoda dalam Meningkatkan Konektivitas dan Efisiensi Logistik di Pulau Jawa,” Innovative: Journal Of Social Science Research , vol. 5, no. 2, pp. 1935–1948, Mar. 2025, doi: https://doi.org/10.31004/innovative.v5i2.18379.
[2] A. Aghasta and A. W. Yudha, “Perencanaan Geometri Jalur Kereta Api Kecepatan Tinggi Lintas Bandung Cirebon Fase II (Cimalaka-Ligung) KM 33+850 – KM 67+000,” Civil Engineering Collaboration, pp. 7–14, Oct. 2024, doi: 10.35134/jcivil.v9i2.75. DOI: https://doi.org/10.35134/jcivil.v9i2.75
[3] T. A. Karyanto, A. Tjitra Handayani, and V. Diana Anis Anggorowati, “Evaluasi Pengaruh Lengkung Kereta Api Terhadap Kecepatan Kereta Api (Studi Kasus Berbah Km. 157+121-Km. 157+632),” EQUILIB, vol. 01, no. 01, pp. 53–62, Jul. 2020, Accessed: Feb. 13, 2026. [Online]. Available: https://journal.itny.ac.id/index.php/equilib/article/view/1667/990
[4] H. Rinaldi, “Pengaruh Lengkung Kereta Api Pada Kecepatan Kereta Api Di Jalan Pokok Bambu Kec. Beringin Lintas Medan – Araskabu (Studi Kasus),” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT], vol. Vol 1, pp. 1–9, Dec. 2021, Accessed: Feb. 13, 2026. [Online]. Available: https://jurnalmahasiswa.umsu.ac.id/index.php/jimt/article/download/833/pdf
[5] M. Sholihin, H. Dwiatmoko, and D. Septanto, “Perawatan lengkung di Km 2+2/400 Lintas Manggarai - Jatinegara,” Jurnal Perkeretaapian Indonesia, vol. Volume IV, Mar. 2020, doi: https://doi.org/10.37367/jpi.v4i1.124. DOI: https://doi.org/10.37367/jpi.v4i1.124
[6] R. E. Wibisono and A. I. Irjayanti, “Evaluasi Pekerjaan Geser Lengkung Jalur Kereta Api (Studi Kasus: Lengkung Nomor 11 Km 8+303 Sampai Km 8+484 Wonokromo Surabaya),” Ge-STRAM: Jurnal Perencanaan dan Rekayasa Sipil, vol. 6, no. 2, pp. 106–111, Sep. 2023, doi: 10.25139/jprs.v6i2.6406. DOI: https://doi.org/10.25139/jprs.v6i2.6406
[7] M. F. N. Luqman and R. E. Wibisono, “Evaluasi Skilu Rel Lengkung pada Elevasi Dibelakang Wesel 21A Sepanjang 3 Meter di Lokasi Stasiun Surabaya Pasarturi,” Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi, pp. 1–10, Jun. 2024, doi: 10.26740/mitrans.v1n1.p1-10. DOI: https://doi.org/10.26740/mitrans.v1n1.p1-10
[8] A. Kasraei and J. Ali Zakeri, “Maintenance Decision Support Model for Railway Track Geometry Maintenance Planning Using Cost, Reliability, and Availability Factors: A Case Study,” Transportation Research Record: Journal of the Transportation Research Board, vol. 2676, no. 7, pp. 161–172, Jul. 2022, doi: 10.1177/03611981221077089. DOI: https://doi.org/10.1177/03611981221077089
[9] M. A. Yusuf, R. Roestaman, and E. Walujodjati, “Evaluasi Struktur Atas Komponen Jalan Rel dalam Kegiatan Reaktivasi Jalur Cibatu Cikajang,” Jurnal Konstruksi, vol. 20, no. 1, pp. 30–40, May 2022, doi: 10.33364/konstruksi/v.20-1.926. DOI: https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.20-1.926
[10] K. P. Indonesia, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 60 Tahun 2012 tentang Persyaratan Teknis Jalur Kereta Api. Indonesia: BN.2013/No.380, jdih.dephub.go.id : 6 hlm., 2012. Accessed: Feb. 13, 2026. [Online]. Available: https://peraturan.bpk.go.id/Details/147069/permenhub-no-60-tahun-2012
[11] I. P. Seraco and H. X. Ratton Neto, “Contribution to Railway Track Maintenance Planning from the Analysis of Dynamic Movements of Trains,” Civil Engineering Journal, vol. 9, no. 2, pp. 254–272, Feb. 2023, doi: 10.28991/CEJ-2023-09-02-02. DOI: https://doi.org/10.28991/CEJ-2023-09-02-02
[12] M. Giunta and G. Leonardi, “Data-driven track geometry defects localization and strategies for preventive maintenance: a case study,” Transportation Research Procedia, vol. 90, pp. 234–241, 2025, doi: 10.1016/j.trpro.2025.06.063. DOI: https://doi.org/10.1016/j.trpro.2025.06.063
[13] A. Peinado Gonzalo, R. Horridge, H. Steele, E. Stewart, and M. Entezami, “Review of Data Analytics for Condition Monitoring of Railway Track Geometry,” IEEE Transactions on Intelligent Transportation Systems, vol. 23, no. 12, pp. 22737–22754, Dec. 2022, doi: 10.1109/TITS.2022.3214121. DOI: https://doi.org/10.1109/TITS.2022.3214121
[14] P. R. Sri Atmaja, Rekayasa Jalan Kereta Api, 1st ed. Yogyakarta: Lembaga Penelitian, Publikasi & Pengabdian Masyarakat (LP3M) dan Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 2015. Accessed: Feb. 13, 2026. [Online]. Available: https://repository.umy.ac.id/bitstream/handle/123456789/32646/rekayasa%20jalan%20kereta%20api.pdf?sequence=1&isAllowed=n
[15] D. Parikesit et al., Jalan Rel . Surabaya: Scopindo Media Pustaka, 2021.
[16] N. Widyaningsih and P. Ayuningtyas, “Pengaruh Penambahan Jalur Terhadap Operasi Kereta Api Jarak Jauh (Studi Kasus: Proyek Double Double Track Paket B, Emplasemen Stasiun Bekasi Km25+000 sampai dengan Km 27+400),” Jurnal Perkeretaapian Indonesia, vol. 6, Apr. 2022, Accessed: Feb. 13, 2026. [Online]. Available: https://jurnal.ppi.ac.id/jpi/article/download/196/135/931
[17] Direktur Jenderal Perkeretaapian, Pedoman Pemeriksaan dan Perawatan Jalur Kereta Api. Indonesia, 2024.
[18] P. YALINIZ and S. İÇA, “Yol Geometrisi Kalitesinin Standart Sapma Yöntemi ve Kalite Endeksleri İle Değerlendirilmesi: Kütahya-Afyonkarahisar Hattı Örneği,” Afyon Kocatepe University Journal of Sciences and Engineering, vol. 20, no. 6, pp. 1068–1078, Dec. 2020, doi: 10.35414/akufemubid.684336. DOI: https://doi.org/10.35414/akufemubid.684336
[19] H. Yudariansyah, I. Ismiyati, and A. Narendera, “Prediction Model for Track Quality Index Categories on the Northern and Southern Railway Lines of Java,” Periodica Polytechnica Transportation Engineering, vol. 53, no. 2, pp. 184–193, Feb. 2025, doi: 10.3311/PPtr.38115. DOI: https://doi.org/10.3311/PPtr.38115
[20] H. Yudariansyah, I. Ismiyati, and A. Narendera, “Prediction Model for Track Quality Index Categories on the Northern and Southern Railway Lines of Java,” Periodica Polytechnica Transportation Engineering, vol. 53, no. 2, pp. 184–193, Feb. 2025, doi: 10.3311/PPtr.38115. DOI: https://doi.org/10.3311/PPtr.38115
[21] M. Rodríguez-Hernández, A. Crespo-Márquez, A. Sánchez-Herguedas, and V. González-Prida, “Digitalization as an Enabler in Railway Maintenance: A Review from ‘The International Union of Railways Asset Management Framework’ Perspective,” Infrastructures (Basel)., vol. 10, no. 4, p. 96, Apr. 2025, doi: 10.3390/infrastructures10040096. DOI: https://doi.org/10.3390/infrastructures10040096
[22] Coenraad. Esveld, Modern railway track, vol. 385. Zaltbommel: MRT-Productions, 2001.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


