Prototipe Sistem Peringatan Penumpang Kereta Api Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno Atmega 328
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v3i1.62Kata Kunci:
prototipe, sistem peringatan dini, penggetarAbstrak
Pelayanan dan kenyamanan merupakan faktor penting dalam menjalankan moda transportasi terutama perkeretaapian. Seiring berkembangnya perkeretaapian di Indonesia dibutuhkan peningkatan dalam hal pelayanan dan kenyamanan. Sering terjadi penumpang yang terlewat stasiun tujuan masih menjadi masalah yang harus diselesaikan dalam pelayanan dan kenyaman fasilitas kereta api. Sistem peringatan dini yang masih universal menggunakan speaker masih kurang memberikan pelayanan yang maksimal. Dari hasil survei yang dilakukan masih banyak calon penumpang yang khawatir terlewat stasiun tujuannya. Pada penelitian ini dibuat sebuah alat yaitu prototipe sistem peringatan dini dengan penggetar yang dipasang pada kursi kereta api saat penumpang akan tiba di stasiun tujuan. Alat ini mampu memberikan peringatan dini secara individu, sehingga orang yang akan tiba di stasiun tujuan tidak terlewatkan. Prototipe ini bekerja menggunakan mikrokontroller Arduino Uno Atmega328 sebagai sistem kontrolnya. Mesin penggetar dengan besar getaran 53 Hz. Setelah dilakukan uji coba kepada 43 orang responden, rata-rata orang terbangun setelah diberikan getaran sebesar 53 Hz adalah 4 detik. Keypad sebagai input data kode stasiun tujuan penumpang. Lampu jika penumpang tidak terbangun menyala selama 5 menit. Hasil penelitian ini mampu membantu sistem kerja peringatan dini melalui speaker lebih maksimal
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


