Desain Penguncian Pintu Perlintasan Sebidang Jenis Manual Operation Pln-Power Menggunakan Elektromagnet
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v3i1.71Kata Kunci:
pintu perlintasan sebidang, elektromagnet, sensor ultrasonik, sensor infrared, modul perekan suaraAbstrak
Perlintasan sebidang merupakan perpotongan sebidang antara jalur kereta api dengan jalan raya. Pada kondisi di lapangan, sering kali pengguna jalan raya melakukan pelanggaran menerobos palang pintu perlintasan. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk membuat sistem penguncian menggunakan Elektromagnet dan indikasi suara peringatan guna menahan palang pintu supaya tidak bisa diangkat manual oleh pelanggar yang akan menerobos palang pintu perlintasan. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu analisis kebutuhan komponen pembuatan alat, proses pembuatan alat, pengujian alat, dan analisis data hasil uji. Komponen yang digunakan pada penelitian ini yaitu Sensor Ultrasonik, Sensor Infrared, Modul Voice Recorder, Relay, Amplifier, Speaker Horn, dan Rangkaian Elektromagnetik. Semua rancangan alat mampu mengaktifkan rangkaian Elektromagnet saat kedudukan lengan pintu perlintasan berjarak 30 cm dari sensor, dan mampu mengaktifkan indikasi suara peringatan saat lengan pintu perlintasan diangkat secara manual
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


