Pengaruh Variabel Dalam Customer Experience, Service Experience Dan Prestise Terhadap Frekuensi Perjalanan Penumpang
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v4i1.83Kata Kunci:
KA Priority, prestise, regresi linier berganda, penumpang, pengalaman, pelayananAbstrak
PT KA Pariwisata terus melakukan inovasi untuk menarik minat pelanggan, salah satunya dengan memperkenalkan KA Priority. Pelayanan yang ditawarkan KA Priority khusus diperuntukan bagi penumpang yang menghendaki kenyamanan lebih selama perjalanan. Interaksi penumpang dengan layanan yang diberikan menjadi pengalaman tersendiri bagi penumpang. Pengalaman penumpang dapat dirasakan melalui pengalaman pribadi (customer experience) maupun dari pengalaman menikmati layanan selama perjalanan (service experience). Prestise menjadi pertimbangan tersendiri bagi penumpang dalam penggunaan suatu moda berkelas seperti KA Priority dikarenakan kemewahan fasilitas yang ditawarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel yang membentuk customer experience dan service experience yaitu sense, feel, think, act, relate, incentive, accessibility, convenience, utility, environment, benefit, trust dan prestise terhadap frekuensi perjalanan penumpang. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuisioner kepada 150 responden dengan teknik random sampling. Data yang terkumpul selanjutnya diolah dengan model regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang berpengaruh terhadap frekuensi perjalanan penumpang adalah sense, incentive, convenience, environment dan prestise
Unduhan
Referensi
Buttle, Francis. 2007. Customer Relationship Managemen. Malang: Bayumedia Publishing.
Hermawan, Benediktus Ariyanto.2014. Analisis Pengaruh Faktor Harga, Selera, Prestise dan Kualitas Terhadap Perilaku Konsumen Dalam Membeli Suatu Produk. Skripsi. Yogyakarta. Universitas Sanata Dharma
Hermawan, Kartajaya. 2006. HermawanKertajaya on Marketing. Bandung: MizanPustaka.
Knutson, Bonnie J. Beck, Jeffrey A. Kim, Seung Hyun. Cha, Jaemin. 2006. Identifying the Dimensions of the Experience Construct. Journal of Hospitality & Leisure Marketing,Vol.15(3).The Haworth Press, Inc. diakses pada 30 Juni 2010 melalui:http://jhlm.haworthpress.com
Sandstrom, Sara. Edvardsson, Bo. Kristensson, Per. Magnusson, Peter. 2008. Value in Use Through Service Experience. Managing Service Quality Vol. 18 No. 2, pp. 112126. Emerald Group Publishing Limited. Diakses pada 3 November 2010 melalui: www.emeraldinsight.com/09604529.html
Rachman, N.F. Istiantara, D. 2017. Pengaruh Harga dan Kualitas Pelayanan pada Kepuasan dan Loyalitas Pengguna Kereta Api. Jurnal Perkeretaapian Indonesia. https://jurnal.api.ac.id/index.php/jpi/article/view/39/22
Sari,Wulan, Wibowo, Lili Adi, Gitasiswhara. 2011. Analisis Service Experience Dalam Menciptakan Kepuasan Penumpang Kereta Wisata PT. KA Pariwisata. Tourism and Hospitality Essentials (THE) Journal, Vol. I, N0.2, 2011-137
Setiyawati, Tri. 2015. Pengaruh Customer Experience, Customer Expectation Dan Customer Satisfaction Terhadap Customer Loyalty.Skripsi.Purworejo.Universitas Muhamadiyah Purworejo
Smith, S., & Wheeler, J. (2002). Managing The Customer Experience: Turning Customers Into Advocates. Great Britain: Pearson Education Limited
Sugiyono.2012. Statistika Untuk Penelitian. Bandung.Alfabeta
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


