Analisa Gangguan Pada Hasil Perawatan Distributor Valve Kereta
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v3i2.93Kata Kunci:
distributor valve, perawatan, pengujianAbstrak
Distributor valve adalah salah satu bagian dari sistem pengereman udara yang berfungsi sebagai pengatur tekanan antara brake cylinder, auxiliary reservoir dan brake pipe pada sistem pengereman yang memerlukan perawatan. Kenyataan di lapangan, pada saat dilakukan perawatan masih ditemukan gangguan pada distributor valve, sehingga hal tersebut dinilai menghambat efektifitas perawatan. Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor apa saja penyebab sering terjadinya gangguan pada perawatan distributor valve. Pada penelitian ini dilakukan analisa menggunakan diagram pareto untuk mengetahui presentase gangguan yang sering terjadi pada hasil perawatan distributor valve. Setelah dilakukan analisa, hasilnya adalah 1) tekanan pada brake cylinder lebih dari 3.8 bar sebesar 37,7 %, 2) waktu release lebih dari 20s waktu (standar 15-20s) sebesar 26,6 %, 3) waktu application/brake lebih dari 5s (standar 3-5s) sebesar 20 % dan 4) kebocoran pada celah-celah distributor valve sebesar 15,5 %. Dari hasil penelitian dan pengamatan langsung di lapangan dapat diketahui bahwa faktor penyebab gangguan setelah dilakukan perawatan distributor valve pada kereta adalah ketidaksesuaian prosedur dan alat yang digunakan untuk merawat distributor valve.
Unduhan
Referensi
Bahan Ajar Perawatan Sarana Perkeretaapian Tahun 2016
Knorr Bremse. 1985. Overhaul Instruction Distributor valve KE1cSL
Knorr Bremse. 1999. Description Distributor valve
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2009 Tentang Penyelenggaraan Perkeretaapian
UIC Code 540 Brakes- Air Brakes for Freight Trains and Passenger Trains
Website 2013 Pengertian Perawatan Definisi Tujuan http://www.latarbelakang.com/2013/07/pengertian-perawatan-definisi-tujuan.html diakses pada tanggal 3 Juli 2018
Website. 2013. Pendekatan Jenis dan Metode Penelitian. http://belajarpsikologi.com/pendekatan-jenis-dan-metode-penelitian-pendidikan/ diakses pada tanggal 29 Juni 2018
Wordpress. 2011. Fish Bone Diagram dan Langkah-Langkah Pembuatannya. https://eriskusnadi.wordpress.com/2011/12/24/fishbone-diagram-dan-langkah-langkah-pembuatannya/ diakses pada tanggal 9 Juli 2018
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


