Arsip
-
April 2026
Vol 6 No 1 (2026)Madiun Spoor: Jurnal Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun Volume 6 Nomor 1 April 2026 memuat 10 artikel yang ditulis oleh 60 penulis berasal dari 14 perguruan tinggi dan lembaga/instansi di Indonesia (Universitas Bhinneka PGRI, Universitas Mataram, Universitas Teuku Umar, Universitas Islam Negeri Palangka Raya, Universitas Palangka Raya, Politeknik Bisnis Kaltara, Universitas Bina Sarana Informatika, Politeknik Energi dan Mineral Akamigas Cepu, Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi Cepu, Unit Museum dan Cagar Budaya, Universitas Muhammadiyah Semarang, Universitas Mulia, dan Politeknik Transportasi Darat Indonesia–STTD Bekasi) dan 1 perguruan tinggi dari Thailand (Walailak University Thailand).
-
Oktober 2025
Vol 5 No 2 (2025)Madiun Spoor: Jurnal Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun pada Volume 5 Nomor 2 Oktober 2025 terdiri atas 10 artikel dengan 41 penulis yang berasal dari 16 Perguruan Tinggi dan lembaga di Indonesia yaitu Universitas Peradaban, STIQ Miftahul Huda, Universitas Bandar Lampung, Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang, Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung, Universitas Borneo Tarakan, Politeknik Bisnis Kaltara, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, Politeknik Negeri Indramayu, Universitas Singaperbangsa Karawang, K.B. Valbury Sekuritas Jakarta, Universitas Jember, Universitas Bina Sarana Informatika, Universitas Merdeka Malang, dan Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun.

-
April 2025
Vol 5 No 1 (2025)Madiun Spoor: Jurnal Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun pada Volume 5 Nomor 1 April 2025 terdiri dari 10 artikel dengan 59 penulis yang berasal dari 7 Perguruan Tinggi di Indonesia yaitu Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun, Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara, Universitas Mulawarman, Universitas Singaperbangsa Karawang, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo, dan Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda.






