Perencanaan Bangunan Pengendali Sedimen Pada Jembatan Kereta Api Kota Madiun
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v4i1.118Kata Kunci:
Hidrologi, Hidrolika, Cek DamAbstrak
Pembangunan doble track yang melintasi kota madiun tepatnya di daerah Nambangan Lor melintasi sungai Bengawan Madiun. Pada sungai tersebut terdapat bangunan jembatan baru yang berada di sebelah sisi selatanjembatan sebelumnya. Sungai bengawan pada musim penghujan mengalami debit dan banjir yang cukup besar, dampat dari banjir tersebut menyebabkan terjadinya gerusan sedimen pada sungai dan memungkinkan menggerus sedimen pada sekitaran abutment jembatan tersebut. Untuk mengurangi dampak gerusan sedimen pada abutment tersebut maka diperlukan suatu bangunan pengendali sedimen. Untuk merencanakan bangunan tersebut maka diperlukan data hujan minimal dari tiga stasiun hujan dimana hal tersebut untuk diperlukan untuk analisa hidrologi penentuan hujan rencana tahunan,banjir tahunan dan analisa hidrolika untuk penentuan dimensi bangunan tersebut. Adapun data hasil perencanaan diperoleh debuit banjir periode ulang 100 tahun sebesar 1557.992127 m3/det,kecepatan aliran 8.319945 m/det, lebar mercu peluap 3.362374m, kedalaman pondasi 2.971201 m, tebal lantai olak 2,1143 m, panjang lantai olak 16,5657 m
Unduhan
Referensi
Departemen Pekerjaan Umum, . 1983. Sabo Design- volcano sabo technical centre (VSTC), Yogyakarta.
Sholeh, Mochamad: Diktat Hidrologi, Surabaya.
Sosrodarsono, suyono, Ir, 1976, hidrologi perbaikan dan pengaturan sungai, Yogyakarta.
Soewarno , 1995:Hidrologi-Aplikasi Metode Statistik untuk analisa data jlid I, nova,bandung.
Suripin, Ir,2003: Sistem Drainase perkotaan berkelanjutan, Andi,Yogyakarta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


