Rancang Bangun Turbin Angin Aksis Vertikal Sebagai Alternatif Catu Daya Pada Perlintasan Sebidang Perkeretaapian
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v3i2.115Kata Kunci:
turbin angin, sudu - sudu, pengatur kemiringan suduAbstrak
Peralatan pengaman pintu perlintasan sebidang merupakan peralatan fasilitas operasi perkeretaapian yang membutuhkan sumber energi listrik. Penggunaan bahan bakar fosil sebagai bahan bakar pembangkit listrik jumlahnya semakin menipis, menurut perkiraan jumlah cadangan bahan bakar fosil akan habis sekitar 83 tahun. Untuk menghemat cadangan bahan bakar fosil diperlukan sumber energi cadangan dari sumber energy yang terbarukan seperti energi angin. Energi angin di sekitar jalur perkeretaapian mempunyai potensi sangat besar untuk dijadikan energi listrik. Pembangit listrik mikro wind dalam penelitian ini menggunakan turbin angin dengan sudu-sudu vertikal dan pengarah angin berupa sirip. Berdasarkan hasil penelitiaan serta melakukan pengujian dapat disimpulkan bahwa turbin angin vertikal yang di implementasikan untuk pencatu peralatan pengaman pintu perlintasan dapat mengisi baterai dengan arus pengisian rata-rata 3,28 A pada kecepatan angina rata-rata 3,90 m/s dan putaran 278 rpm dan menghasilkan daya 39,45 watt dan energy total 394,5 watt sehingga dapat mengisi baterai 75Ah/12 volt selama 22 jam
Unduhan
Referensi
Nugroho, D. H. 2011. Analisa Pengisisan Baterai Pada Rancang Bangun Turbin Angin Poros vertikal Tipe Savonius untuk Pencatuan Beban Listrik. Skripsi. Depok : Universitas Indonesia.
Prasetya, A. 2012. Perancangan PLTB Sumbu Vertical Tipe Savonius. Makalah. Surakarta : Universitas Muhammadyah Surakarta.
Peraturan Menteri, 2018, Persyaratan Teknis Peralatan Persinyalan Perkeretaapian. Jakarta : Sekertariat Negara.
Peraturan Menteri, 2018, Persyaratan Teknis Peralatan Telekomunikasi Perkeretaapian. Jakarta : Sekertariat Negara.
Peraturan Menteri, 2018, Persyaratan Teknis Instalasi Listrik Perkeretaapian. Jakarta : Sekertariat Negara.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


