Pembuatan Alat Bantu Pemasang Dan Pelepas Penambat E-Clip Berbasis Hidrolik

Penulis

  • Dadang Sanjaya Atmaja Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun , Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
  • Henry Widya Prasetya Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun , Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

DOI:

https://doi.org/10.37367/jpi.v5i2.157

Kata Kunci:

perawatan, penambat e-clip, hidrolik.

Abstrak

Perawatan sistem penambat merupakan upaya dilakukan agar penambat pada rel kereta api tetap dalam kondisi yang baik. Memasang dan melepas penambat di Indonesia menggunakan alat manual yaitu palu dan panpuller sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama dan kurang efektif, sehingga pengembangan alat ditujukan agar dapat meminimalisir penggunaan tenaga manusia, lebih efektif dan tidak memerlukan banyak waktu untuk memasang dan melepas penambat. Pembuatan alat pemasang dan pelepas penambat berbasis hidrolik ini dilakukan pengembangan alat lama menjadi alat baru. Alat pemasang dan pelepas penambat berbasis hidrolik memiliki panjang 105 cm, lebar 67 cm dan tinggi 91 cm yang mampu meminimalisir penggunaan tenaga manusia dan lebih efektif dalam pemasangan maupun pelepasan penambat. Penggunaan alat tersebut dengan cara menempatkan alat diatas rel dan memposisikan silinder hidrolik di depan penambat, kemudian pompa dengan menggunakan tuas pompa hidrolik hingga penambat dapat terpasang maupun terlepas. Dari hasil pengembangan alat ini dapat diketahui pemasangan dan pelepasan penambat dapat dilakukan dengan meminimalisir tenaga manusia dan memerlukan waktu yang efektif  yaitu 50 detik untuk proses pemasangan atau proses pelepasan 1 penambat tipe e-clip.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Peraturan Dinas Nomor 10. (1986). Perencanaan Konstruksi Jalan Rel. Peraturan Dinas Nomor 10. PT. Kereta Api Indonesia.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32 (2011). Tentang Standar & Tata Cara Perawatan Prasarana. Lembaran Negara RI Tahun 2011 Sekretariat Negara. Jakarta.

Perwira, D.A. & Prasetya, H.W. (2020). “Pengaruh Variasi Bentuk Permukaan Forging dan Suhu Preheat Terhadap Kekuatan Tarik Friction Welding”. Jurnal V-Mac, Vol.5 No.2: 47-49.

Putriningtyas et al, 2007. “Pembuatan Press Hidrolik untuk Pengambilan Minyak dari Biji-Bijian”. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Rais, Nasrullah, M.Q., Murwono D., (2007). Analisis volume pemeliharaan tahunan jalan rel berdasarkan Passing Tonnage dan klasifikasi jalan kereta api. Studi kasus Lintas Yogyakarta-Solo. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.

Sumbowo, Pamulung H., (2008). Evaluasi Sistem Perawatan Jalan Rel Lintas Stasiun Kutoarjo – Stasiun Tugu. Program Studi S2 Mag. S. & T.Transportasi. Universitas Gajah Mada.

Surakim, H., (2014). Konstruksi Jalan Rel Dan Keselamatan Perjalanan Kereta Api. Nuansa Cendekia. Bandung.

Utomo, Tri S.H., (2006). Struktur Rekayasa Jalan Rel. Beta Offset Yogyakarta.

Undang-Undang Nomor 23. (2007). Tentang Perkeretaapian. Lembaran Negara RI Tahun 2007. Sekretariat Negara. Jakarta.

Diterbitkan

2021-11-30

Cara Mengutip

Atmaja, D. S., & Prasetya, H. W. (2021). Pembuatan Alat Bantu Pemasang Dan Pelepas Penambat E-Clip Berbasis Hidrolik. Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal), 5(2), 22-31. https://doi.org/10.37367/jpi.v5i2.157

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama