Analisis Fasilitas dan Aksesibilitas Halte dan Stasiun Kereta Commuter Surabaya Porong
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v5i2.168Kata Kunci:
Fasilitas,Aksesibilitas,LOS,StasiunKereta,CommuterAbstrak
Kota surabaya menjadi pusat kegiatan seperti perdagangan, industri bisnis dan pusat pemerintahan sehingga menuntut untuk orang melakukan kunjungan kekota tersebut. Untuk menarik minat masyarakat hinterland nya diperlukan angkutan umum yang dapat menjadi andalan dan memperhatikan jadwal layanan, ketepatan waktu dan headway. Sehingga angkutan umum tersebut dapat mengurangi tingkat kemacetan di kota tujuan dalam hal ini kota Surabaya. Perlu difikirkan juga konektifitas, fasilitas dan aksesbilitas di stasiun halte sebagai tempat baik turunnya penumpang. Kereta api commuter Surabaya Porong harus terkoneksi dengan angkutan lainya sehingga perlu diperhatikan fasilitas dan aksesibilitas disetiap halte dan stasiun pemberhentian. Pengumpulan data dan survey dilakukan secara observasi langsung dilapangan dengan survey, mangamati dan mengukur fasilitas dan aksesbilitas yang ada. Fasilitas dan askesibilitas dari halte dan stasiun kereta commuter Surabaya Porong terlihat sudah ada sebagian meskipun ada kekurangan tetapi masih bisa berjalan untuk operasional masyarakat sekitar Surabaya dan Sidoarjo. Berdasarkan hasil analisis laju arus pejalan kaki pada waktu penelitian menunjukan nilai LOS untuk halte dan stasiun masih sangat baik dengan kategori A-B.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


