Analisis Tingkat Kepuasan Calon Penumpang Kereta Api Terhadap Penerapan Protokol Kesehatan Di Stasiun Nganjuk Pada Masa Pandemi Covid – 19

Penulis

  • Safrudin Kurniawan Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun , Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
  • Handoko Handoko Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun , Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
  • Yuwono Wiarco Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun , Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

DOI:

https://doi.org/10.37367/jpi.v5i2.169

Kata Kunci:

Kepuasan Pelanggan, Protokol Kesehatan, Costumer Satisfaction Index, Importance Performance Analysis

Abstrak

Stasiun Nganjuk adalah stasiun kelas 1 (satu)  yang berada di Mangundikaran, kota Nganjuk, termasuk dalam Daerah Operasi 7 Madiun. Selama masa pandemi Covid – 19 di Stasiun Nganjuk diterapkan protokol kesehatan untuk mencegah atau mengurangi penularan virus corona mengikuti peraturan Menteri Perhubungan No. PM 18 Tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan atas penerapan protokol kesehatan di Stasiun Nganjuk pada masa pandemic Covid – 19 serta atribut apa saja yang harus dipertahankan atau ditingkatkan. Penelitian ini menggunakan Costumer Satisfaction Index (CSI) dalam menghitung seberapa besar persepsi kepuasan calon penumpang terhadap penerapan protokol kesehatan, dan menggunakan metode IPA (Importance Performances Analysis) untuk mengenal atribut mana yang sangat penting dan butuh perbaikan bagi penumpang untuk upaya peningkatan penerapan protokol kesehatan di Stasiun Nganjuk. Dari hasil penelitian ini tingkat kepuasan calon penumpang terhadap penerapan protokol kesehatan adalah sebesar 84,97 % masuk dalam kategori Sangat Puas.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2021-11-30

Cara Mengutip

Kurniawan, S., Handoko, H., & Wiarco, Y. (2021). Analisis Tingkat Kepuasan Calon Penumpang Kereta Api Terhadap Penerapan Protokol Kesehatan Di Stasiun Nganjuk Pada Masa Pandemi Covid – 19. Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal), 5(2), 39-45. https://doi.org/10.37367/jpi.v5i2.169

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama