Perancangan Sistem Otomatis Pendeteksi Perawatan Sarana Kereta Api
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v2i2.19Kata Kunci:
Android, QRcode, Firebase, Android StudioAbstrak
Penggunaan android saat ini tidak hanya berperan sebagai sarana komunikasi bagi masyarakat, namun juga sangat berperan aktif dalam penyebaran informasi dengan cepat dan mudah. Dengan keadaan sekarang yang serba praktis maka pada penelitian ini dibuat perancangan database riwayat perawatan motor wesel menggunakan metode QRcode berbasis android. Karena sebelumnya pelaksana masih menggunakan lembaran check list, dengan adanya perancangan dengan metode barcode berbasis android maka pelaksana tidak perlu melihat data di arsip ataupun menambah data melalu lembaran chect list. Dilakukan perancangan database riwayat perawatan motor wesel berbasis andoid dibuat dengan tiga tahap yaitu pembuatan database dengan mengunakan Firebase. Pembuatan android sebagai interface dengan menggunakan Android Studio dan pembuatan pemindaian code dengan QRcode. Data yang ditampilkan secara realtime,yaitu data dapat melakukan pembaruan data yang dilakukan perangkat lain secara otomatis sehingga data dapat tercatat dan tersimpan. Data dapat dibuka pada lebih dari dua perangkat yang sudah terpasang aplikasi, dengan ketentuan perangkat harus melakukan pemindaian code pada QRcode. Dari hasil pengujian terhadap perancangan database yang telah dibuat, dapat diambil kesimpulan bahwa sistem database berbasis android dapat mempercepat proses pengambilan data dibanding dengan pengambilan absensi secara manual yaitu arsip hasil perawatan.Sistem ini hanya dapat digunakan apabila perangkat yang digunakan berada pada koneksi jaringan internet.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


