Tingkat Kepuasan Pengguna Terhadap Layanan KAI Coworking Space Stasiun Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v6i2.197Kata Kunci:
Kepuasan, Stasiun Kereta Api, Coworking Space.Abstrak
Kebijakan penambahan fasilitas Coworking Space di ruang tunggu Stasiun Yogyakarta yang diperuntukan kepada penumpang kereta api yang memiliki kebutuhan ruang kerja pada saat menunggu keberangkatan kereta api. Fasilitas tersebut telah ada selama 3 (tiga) tahun dan perlu adanya evaluasi pelayanan fasilitas Coworking Space di Stasiun Yogyakarta oleh pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna terhadap layanan KAI Coworking Space Stasiun Yogyakarta. Pengukuran kepuasan pelanggan dilakukan menggunakan kuesioner kepada pengguna fasilitas Coworking Space Stasiun Yogyakarta dengan parameter factor kepuasan sarana prasarana serta petugas dan pelayanan. Sebagai data pendukung dilakukan observasi mengetahui kodisi eksisting Coworking Space.
kepuasan konsumen terhadap pelayanan dan petugas Coworking Space adalah 83,91% dimana angka tersebut dapat diinterpretasikan menjadi kriteria Puas sedangkan tingkat kepuasan konsumen terhadap sarana dan prasarana Coworking Space adalah 81,38% yang termasuk pada kriteria Puas. Terdapat dua poin yang mendapatkan kriteria Cukup Puas yaitu Fasilitas air minum dan Akses ke kamar mandi, sehingga perlu adanya peningkatan fasilitas tersebut.
Unduhan
Referensi
(Tangible, Empathy, Reliablitity, Responsiveness Dan Assurance) Terhadap Customer Satisfaction: Penelitan Pada Hotel Serela Bandung. Jurnal Manajemen. Volume 13, Nomor 2.
Donkoh SA, Quainoo AK, Cudjoe E, Kaba NC. 2012. Customer satisfaction and perceptions about food services on the University for Development Studies Campus, Ghana. African Journal Food Science, 6(8): 216-223.
Eshetie, Shimekit Kelkay., Wondoson Seyoum., & Seid Hussen Ali. (2016). Service Quality and Customer Satisfaction in Hospitality Industry: The Case of Selected Hotels in Jimma Town, Ethiopia. Global Journal of Management and Business Research: E Marketing Volume 16 Issue 5 Version 1.0 Year 2016. Global Journals Inc. (USA). Online ISSN: 2249-4588 & Print ISSN: 0975-5853
Fandy Tjiptono. 2012. Strategi Pemasaran, ed. 3, Yogyakarta, Andi.
Felix, R. (2017). Service Quality and Customer Satisfaction in Selected Banks in Rwanda. Business & Financial Affairs, 5.
Kotler, Philip. Manajemen Pemasaran. PT Ikrar Mandiriabadi, Indonesia, 1997.
Nuril Huda, Manajemen Pelayanan Pengguna Perpustakaan Perguruan Tinggi. Makalah lokakarya manajemen perpustakaan perguruan tinggi negeri se- Indonesia, (Kuta: UKKP Dikjen Dikti Depdikbud, 19940
Robert Kropp. (2017). What Are The Basics of A Coworking Space. Tersedia pada: https://robertkropp.com/what-are-the-basics-of-a-coworking-space/, diakses Februari 2022
Pace R. Wayne dan Faules Don F. Komunikasi Organisasi. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2010
Pawit M dan M.S Yusup. Ilmu Informasi Komunikasi dan Kepustakaan. Jakarta: Bumi Aksara, 2009.
Peter, Paul J. dan Jerry C. Olson. 2013. Consumer Behavior: Perilaku Konsumen dan Strategi Pemasaran. Dialihbahasakan oleh Damos Sihombing. Jakarta: Erlangga.
Prasetyo ,Bambang dan Lina Miftahul Jannah, Metode Penelitian Kuantitatif: Teori dan aplikasi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2006..
Sangiadji Etta Mamang dan Sopiah. Perilaku Konsumen Pendekatan Praktis. Yogyakarta: CV Andi Offset, 2013.
Sekretariat Negara. 2011. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 29 Tahun 2011, tentang Persyaratan Teknis Bangunan Stasiun Kereta Api. Lembaran Negara RI Tahun 2011, No. 29. Jakarta: Republik Indonesia.
Siregar, Syofian. Statistik Parametrik Untuk Penelitian Kuantitatif, Jakarta: Bumi Aksara, 2013.
Sumarwan, Ujang. Perilaku Konsumen Teori dan Penerapannya Dalam Pemasaran. Bogor: Ghalia Indonesai, 2014.
Solomon, M. R. 2011. Consumer Behavior: Buying, Having, and Being. Prentice-Hall. New Jersey.
Umar, Husein. 2003. Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Edisi Baru. PT.Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Uzzaman, A. 2015. Startup Pedian. Yogyakarta, Bentang.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


