Perancangan Dan Pembuatan Alat Pengukur Skilu Dinamis Pada Jalan Rel Kereta Api
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v1i2.34Kata Kunci:
lendutan, skilu, elevasi, densometer, pengukuranAbstrak
Pemeriksaaan perbedaan elevasi akibat lendutan pada jalan rel (skilu) diperlukan untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api. Pengukuran skilu dapat dilakukan dengan kereta ukur dan alat densometer manual. Untuk pengukuran secara manual, diperlukan alat yang bisa mengukur skilu dinamis secara lebih akurat dan efisien. Penelitian ini dimaksudkan untuk membuat alat tersebut dengan menggunakan sensor pengukur jarak ultrasonic dengan proses data oleh mikrokontroler. Akurasi pengukuran dari hasil percobaan alat ini diperoleh dengan membandingkan terhadap alat pengukur lendutan densometer. Hasil menunjukkan alat dapat mengukur skilu setiap 0,1 detik (realtime) dengan tingkat akurasi 98,84%. Selain pengukuran skilu, alat ini juga dapat mengukur kecepatan kereta yang lewat dan temperatur rel saat dilewati kereta. Hasil pengukuran dapat membantu optimalisasi perawatan yang diperlukan untuk skilu yang terjadi pada lokasi pengamatan.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


