Pemodelan Kecelakaan Perlintasan Sebidang Kereta Api dengan Pendekatan Zero-Inflated Poisson dan Zero-Inflated Negative Binomial
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v10i1.604Kata Kunci:
Jumlah kecelakaan, Perlintasan Sebidang, Regresi Zero-Inflated Poisson, Regresi Zero-Inflated Negative BinomialAbstrak
Kecelakaan pada perlintasan sebidang kereta api merupakan permasalahan keselamatan transportasi yang kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor geometrik, operasional, sumber daya manusia serta kelengkapan prasarana. Data kecelakaan disetiap perlintasan pada umumnya berbentuk data hitung yang didominasi oleh nilai nol, sehingga sering kali tidak dapat dimodelkan secara optimal menggunakan regresi Poisson atau Binomial Negatif konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan jumlah kecelakaan pada perlintasan sebidang kereta api di wilayah DAOP 7 dengan menggunakan pendekatan Zero-Inflated Poisson (ZIP) dan Zero-Inflated Negative Binomial (ZINB). Variabel prediktor yang digunakan meliputi frekuensi perjalanan kereta api, lebar jalan raya, kemiringan persimpangan jalan raya dan rel baik dari sisi kanan maupun sisi kiri, jenis perlintasan, keberadaan Early Warning System (EWS), status jalan, serta jenis pintu perlintasan. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS dan Stata dengan tahapan pemeriksaan proporsi nol, estimasi model regresi ZIP dan regresi ZINB, serta pemilihan model terbaik berdasarkan kriteria Akaike Information Criterion (AIC), Bayesian Information Criterion (BIC), dan log-likelihood. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi ZINB memberikan kecocokan yang lebih baik dibandingkan model regresi ZIP. Faktor-faktor yang secara signifikan berpengaruh terhadap jumlah kecelakaan pada perlintasan sebidang di wilayah DAOP 7 meliputi frekuensi, kemiringan kanan, kemiringan kiri, jenis perlintasan, keberadaan Early Warning System dan jenis pintu perlintasan.
Unduhan
Referensi
Nov. 2020, doi: 10.1016/j.trip.2020.100249. DOI: https://doi.org/10.1016/j.trip.2020.100249
[10] T. Simmachan, N. Wongsai, S. Wongsai, and R. Lerdsuwansri, “Modeling road accident fatalities with underdispersion and zero-inflated counts,” PLoS One, vol. 17, no. 11 November, Nov. 2022, doi: 10.1371/journal.pone.0269022. DOI: https://doi.org/10.1371/journal.pone.0269022
[11] M. Salman Al Farisyi, “PERBANDINGAN REGRESI ZERO INFLATED POISSON (ZIP) DAN REGRESI ZERO-INFLATED NEGATIVE BINOMIAL (ZINB) PADA KASUS TANAH LONGSOR DI KOTA SEMARANG JURNAL ILMIAH Diajukan sebagai salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Statistika.” [Online]. Available: http://repository.unimus.ac.id
[12] L. H. Hashim, K. H. Hashim, and M. A. K. Shiker, “An Application Comparison of Two Poisson Models on Zero Count Data,” in Journal of Physics: Conference Series, IOP Publishing Ltd, Mar. 2021. doi: 10.1088/1742-6596/1818/1/012165. DOI: https://doi.org/10.1088/1742-6596/1818/1/012165
[13] C. Feng, “Zero-inflated models for adjusting varying exposures: a cautionary note on the pitfalls of using offset,” J. Appl. Stat., vol. 49, no. 1, pp. 1–23, 2022, doi: 10.1080/02664763.2020.1796943. DOI: https://doi.org/10.1080/02664763.2020.1796943
[14] D. C. Jhwueng and C. Y. Wu, “A Novel Phylogenetic Negative Binomial Regression Model for Count-Dependent Variables,” Biology (Basel)., vol. 12, no. 8, Aug. 2023, doi: 10.3390/biology12081148. DOI: https://doi.org/10.3390/biology12081148
[15] Y. N. Phang and E. F. Loh, “Statistical Analysis for Overdispersed Medical Count Data,” 2014.
[16] A. Fajri et al., “Pemodelan Regresi Zero Inflated Negative Binomial pada Data yang Mengalami Overdispersi,” ESTIMASI: Journal of Statistics and Its Application, vol. 6, no. 1, pp. 2721–379, 2025, doi: 10.20956/ejsa.v6i1.21037.
[17] D. Nada Fitriani and yunin Sofro, “PEMODELAN KASUS PNEUMONIA BERAT PADA BALITA DI KOTA SURABAYA MENGGUNAKAN ZERO-INFLATED NEGATIVE BINOMIAL,” Jurnal Matematika Januari, vol. 6, 2026, [Online]. Available: https://ejurnal.unisap.ac.id/leibniz/index
[18] Sugiyono, Metode Penelitian Manajemen, vol. 1. Bandung: Alfabeta, 2014.
[19] J. H. Kim, “Multicollinearity and misleading statistical results,” Korean J. Anesthesiol., vol. 72, no. 6, pp. 558–569, Dec. 2019, doi: 10.4097/kja.19087. DOI: https://doi.org/10.4097/kja.19087
[20] O. G. A, O. C. N, and O.-I. H. O, “Effect of Akaike Information Criterion on Model Selection in Analyzing Auto-crash Variables,” International Journal of Sciences: Basic and Applied Research (IJSBAR) International Journal of Sciences: Basic and Applied Research, vol. 26, no. 1, pp. 98–109, 2016, [Online]. Available: http://gssrr.org/index.php?journal=JournalOfBasicAndApplied
[21] M. Selviana, A. Atti, J. Rosalina Pahnael, and D. Program Studi Matematika, “Tahun 2025 MODEL REGRESI POISSON UNTUK MENGANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP JUMLAH PENGANGGURAN DI NUSA TENGGARA TIMUR Robertus Dole Guntur”.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


