Analisis Perjalanan Kereta Rel Listrik Pada Lintas Manggarai – Bogor
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v3i1.69Kata Kunci:
analisis, kereta rel listrik, manggarai, bogor, lintasAbstrak
Tujuan penelitian adalah menganalisis penyebab penumpukan penumpang di stasiun pada lintas stasiun Manggarai – Bogor. Untuk mengatasi penumpukan penumpang di stasiun tindakan yang harus dilakukan yaitu menganalisa Headway, kapasitas lintas, jumlah perjalanan pada saat ini. Data yang di kumpulkan yaitu berupa data jumlah penumpang terbaru, data jumlah perjalanan terbaru, data stamformasi kereta rel listrik terbaru. Hasil analisa menunjukan bahwa kapasitas angkut kereta rel listrik saat ini hanya dapat menampung penumpang sebanyak 455.904 penumpang, sedangkan volume penumpang perhari mencapai 460.448 penumpang, ditemukan selisih sebanyak 4.544 penumpang. Pada saat ini total perjalanan kereta rel listrik pada lintas Manggarai - Bogor sebanyak 321 Ka/hari dengan kapasitas lintas maksimal sebanyak 403 KA/hari. Untuk mengatasi permasalahan penumpukan penumpang di stasiun dengan cara menambahkan 2 perjalanan kereta rel listrik stamformasi 12 pada lintas Manggarai – Bogor melihat dari kapasitas lintas maksimal pada lintas Manggarai – Bogor yaitu 403 KA/hari masih sanggup jika dilakukan penambahan perjalanan. Pada lintas Manggarai – Bogor masih menggunakan stamformasi 8, stamformasi 10 , stamformasi 12, jika mengikuti pertumbuhan pengguna kereta rel listrik saat ini untuk stamformasi 8 dan stamformasi 10 tidak dapat mengatasi jumlah penumpang yang sangat tinggi sehingga terjadi pengangkutan penumpang melebihi dari standar kenyamanan pengguna kereta rel listrik. Disarankan untuk merubah stamformasi yang beroperasi pada lintas Manggarai – Bogor menggunakan stamformasi 12 seluruhnya agar dapat mengatasi permasalahan penumpukan penumpang di stasiun
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


