Karakteristik Medan Magnet Pada Kumparan Berinti Besi Sebagai Bahan Pembuatan Prototipe Kereta Maglev
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v3i2.109Kata Kunci:
karakteristik, medan magnet, arus, jarak, KumparanAbstrak
Prinsip kerja kereta maglev adalah adanya interaksi antar kutub – kutub magnet yang terdapat pada kereta dengan kutub – kutub magnet yang berada di sepanjang jalur kereta. Kutub – kutub magnet tersebut terbuat dari kumparan dengan kawat superkonduktor yang dialiri arus listrik. Secara teori besar medan magnet tergantung pada besar arus yang mengalir, inti kumparan dan jumlah belitan. Pada penelitian ini telah dibuat sebuah kumparan dengan inti besi berukuran panjang 5 cm dan diameter 8mm dengan jumlah belitan sebanyak 400 putaran. Pengujian karakteristik dilakukan dengan mengalirkan arus listrik searah pada kumparan dengan memvariasikan besaran arusnya. Pengukuran medan magnet dilakukan pada jarak tertentu antara 0 s.d 5 cm dengan rentang 0,5 cm dari ujung kumparan. Dihasilkan medan magnet paling besar berada pada jarak terdekat dengan kumparan dan paling kecil berada pada jarak terjauh dari kumparan yang tidak terkena pengaruh medan magnet. Jarak terjauh yang masih terpengaruh oleh medan magnet adalah antara 25 s.d 40 cm
Unduhan
Referensi
“Peraturan menteri perhubungan republik Indonesia Nomor PM.43 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Perkeretaapian Nasional.” Akademi Perkeretaapian Indonesia.
Hyung-Woo Lee, Ki-Chan Kim, dan Ju Lee, “Review of maglev train technologies,” IEEE Trans. Magn., vol. 42, no. 7, hlm. 1917–1925, Jul 2006.
J. SHI dan Y. J. WANG, “DYNAMIC RESPONSE ANALYSIS OF SINGLE-SPAN GUIDEWAY CAUSED BY HIGH SPEED MAGLEV TRAIN,” Lat. Am. J. Solids Struct., vol. 8, hlm. 213, Sep 2011.
E. R. Laithwaite, “Electromagnetic levitation,” Proc. Inst. Electr. Eng., vol. 112, no. 12, hlm. 2361, 1965.
“MAGLEV design principles.pdf.” .
G. G. Sotelo, R. A. H. de Oliveira, F. S. Costa, D. H. N. Dias, R. de Andrade, dan R. M. Stephan, “A Full Scale Superconducting Magnetic Levitation (MagLev) Vehicle Operational Line,” IEEE Trans. Appl. Supercond., vol. 25, no. 3, hlm. 1–5, Jun 2015.
A. Jacob, J. Angelo, N. Monteiro, dan M. Nuno, “A new concept of superelevation in magnetic levitation – prodynamic,” Transp. Syst. Technol., vol. 4, no. 4, hlm. 77–111, Des 2018.
K. Davey, “Analysis of an electrodynamic Maglev system,” IEEE Trans. Magn., vol. 35, no. 5, hlm. 4259–4267, Sep 1999.
K. R. Davey, “Electrodynamic Maglev coil design and analysis,” IEEE Trans. Magn., vol. 33, no. 5, hlm. 4227–4229, Sep 1997.
D. H. Kang dan H. Weh, “Design of an Integrated Propulsion, Guidance, and Levitation System by Magnetically Excited Transverse Flux Linear Motor (TFM-LM),” IEEE Trans. Energy Convers., vol. 19, no. 3, hlm. 477–484, Sep 2004.
Y. Yang dkk., “Analysis and solution of eddy current induced in rail for medium and low speed maglev transportation system,” Transp. Syst. Technol., vol. 4, no. 4, hlm. 129–137, Des 2018.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


