Desain Prototype Teknologi Automatic Surface Treatmen Untuk Meningkatkan Ketahanan Jalan Rel Kereta Api
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v4i1.98Kata Kunci:
desain, prototipe, otomatis, perbaikan, permukaan, relAbstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan desain prototype alat untuk meningkatkan ketahanan jalan rel kereta api. Metode pada penelitian ini dilakukan dengan konsep teori surface treatmen, selanjutnya digambarkan menggunakan software solidwork dalam bentuk desain prototype. Sebagai validasi desain prototype dilakukan penelitian awal dengan memberikan perlakuan panas pada rel kereta api dengan memanfaatkan nyala netral gas oksi-asitilen dan quenching secara cepat. Selanjutnya rel kereta api dilakukan uji kekerasan dan struktur mikro. Hasil uji rel diketahui terjadi peningkatan nilai kekerasan sebesar 30 VHN dan perubahan struktur mikro martensit.
Unduhan
Referensi
Hermanto, D., 2016. Pengujian Jalur Dan Bangunan Kereta Api. Kencana. Prenadamedia Group, Jakarta.
Yokoyama, Hiroyasu., 2002. Development Of Hight Strength Pearlitic Seel Rail (SP Rail) With Excellent Wear And Damage Resistance. Journal of materials processing technology 166, 111-115.
Davis, J.R., 2002. Surface Hardening Of Steels, New York: McGraw-Hill and Krauss, George., 1990. Steel: Heat Treatment And Processing Principles, Ohio: ASM International
A Clark, D. S., Varney W. R., 1962. Physical Metallurgy For Engineering, D. Van Nostrand Company, INC.
Pnagiotidis, Antonatos A.S., and Tsananas, G.M., 2007. Case Depth Determination Using Vicker Micro-Hardness Test Method At TRSC/PPC SA. Journal pf wear 273, 223-229
Poshmann, Tsapowetz, Rinhover., 2009. Heat Treatment Process And Facility For Railway Wheel. AFT and Werkst off Service, Totten, G.E., Howes, M.A.H., 1997, SteelnHeat TreatmentnHandbook. New York: Marcel Dekker, Inc., USA. And Vander Voort, G.F., 1984. Metallography Principle And Practice. New York: Mc. Graw Hill Book Company.
Eko Surojo., Dody Ariawan., Muh. Nurkhozin., 2009. Pengaruh Manual Flame Hardening Terhadap Kekerasan Hasil Tempa Baja Pegas, Jurnal Mekanika, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Vol. 7 No. 2 I
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


