Analisis Kuat Jepit (Clamping Force) Sistem Penambat Rel Kereta Api Dengan Metode Eksperimen
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v8i1.261Kata Kunci:
Kata Kunci: Penambat, Kuat JepitAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancang bangun alat pengujian kuat jepit (clamping force) penambat rel kereta api. Alat ini digunakan untuk pemeriksaan dan pengujian kuat jepit penambat rel kereta api tipe e-clip. Pemeriksaan penambat dilakukan secara visual dan dengan menggunakan alat yaitu clamping force meter. Sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam PM 60 Tahun 2012, kuat jepit penambat sebesar 900 – 1100 kgf. Hasil rancang bangun didapatkan alat uji yang kuat, kokoh dan fungsional dalam mengukur kuat jepit penambat. Penambat e-clip yang digunakan sebagai sampel adalah penambat di jalur kereta api PPI Madiun. Sampel yang digunakan sebanyak 20 penambat e-clip dan didapatkan nilai rata – rata kuat jepit penambat sebesar 1.627 kgf. Uji statistik yang dilakukan meliputi uji kecukupan data, uji normalitas data, uji keseragaman data menunjukkan hasil yang sesuai.
Kata Kunci: Penambat, Kuat Jepit
Unduhan
Referensi
Atmaja, D. S., & Prasetya, H. W. (2021). Pembuatan Alat Bantu Pemasang dan Pelepas Penambat E-CLIP Berbasis Hidrolik. Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal), 5(2), 22-31. DOI: https://doi.org/10.37367/jpi.v5i2.157
Azis, M. F., & Aprisandi, D. (2021). Perancangan Struktur Jalan Rel Antara STASIUN CIGADING - STASIUN ANYER KIDUL. Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE), 3(02). DOI: https://doi.org/10.47080/josce.v3i02.1447
Hadi, T., Sugiharto, S., Supriyo, S., Sutarno, S., & Sudarmono, S. (2018). Rancang Bangun Komponen Pendorong Alat Pasang Pendrol Untuk Uji Penambat Rel. Bangun Rekaprima: Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa, Sosial dan Humaniora, 4(2, Oktober), 36-44. DOI: https://doi.org/10.32497/bangunrekaprima.v4i2.1199
Ibie, E. (2018). Tinjauan Geometrik Jalan Rel Kereta Api Trase Puruk Cahu–Bangkuang–Batanjung (Sta 212+ 000–Sta 213+ 000). Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, 1(2), 136-145.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2011). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2011 Tentang Standar dan Tata Cara Perawatan Prasarana Perkeretaapian. Jakarta: Kementerian Perhubungan
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2012). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2012 Tentang Perasyaratan Teknis Jalur Kereta. Jakarta: Kementerian Perhubungan
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2017 Tentang Sertifikasi Tenaga Perawatan Prasarana Perkeretaapian. Jakarta: Kementerian Perhubungan.
Prihatanto, R. (2022). Sosialisasi Pemeriksaan Kuat Jepit Penambat Rel Kereta Api Dengan Alat PPI CF01 di Balai Perawatan Perkeretaapian Ngrombo. PATIKALA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 647-653. DOI: https://doi.org/10.51574/patikala.v2i2.633
Priyambodo, D. R., Rachman, I., & Adhitya, R. Y. (2021). Alat Bantu Inspeksi Penambat Rel Kereta Berdasarkan Klasifikasi Video Processing Berbasis YOLO CNN. In Jurnal Conference on Automation Engineering and Its Application (Vol. 1, No. 1, pp. 128-133).
Q. T. LI, Y. L. (2017). Estimating Clamping Force Of Rail Fastening System by Experimental and Numerical Methods. Tiongkok: Elsevier B. V
Rustamovich, K. G. A. (2021). Clamping Force of Intermediate Fasteners and Their Determination. JournalNX, 7(05), 233-236.
Sutarno, S., Suwarno, A., Joko, K., Sudarmono, S., & Sukoyo, S. (2021, January). Rancang Bangun Meja Dudukan Pendrol Untuk Uji Penambat Rel Pada Praktikum Bahan Bangunan Program Studi Perancangan Jalan dan Jembatan. In Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Vol. 1, No. 1).
Universitas Tidar Magelang. (2018). Makalah penambat rel kereta api.
Warsiti, W., Kusdiyono, K., Risman, R., Herarki, H. T., & Alif, M. I. (2019). Analisis Kekuatan Jepit Penambat E-Clip Terhadap Perilaku Panas Pada Saat Pemasangan Pada Rel. Bangun Rekaprima: Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa, Sosial dan Humaniora, 5(2, Oktober), 42-50. DOI: https://doi.org/10.32497/bangunrekaprima.v5i2.1574
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


