Penggunaan Internet of Things Untuk Mendeteksi Tingkat Kebisingan Pengeras Suara di Peron Stasiun MRT Jakarta

Penulis

  • Erri Wahyu Puspitarini Universiti Teknikal Malaysia Melaka
  • Zidan Kamal Arzin Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun ,
  • Teguh Arifianto Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun ,
  • Ocky Soelistyo Pribadi Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun ,

DOI:

https://doi.org/10.37367/jpi.v10i1.388

Kata Kunci:

Blynk, ESP32, Google Sheets, Kebisingan, MAX9814, Pengeras Suara

Abstrak

Salah satu sarana informasi bagi penumpang kereta MRT Jakarta di peron up track dan down track adalah berupa pengeras suara yang merupakan fasilitas informasi tergolong vital di stasiun dan penumpang yang untuk mengetahui informasi di stasiun. Tim RSISM dari MRT Jakarta melakukan perawatan tingkat kebisingan pengeras suara masih menggunakan alat pengukuran sound level meter, dimana masih manual dalam artian pengukurannya juga satu per satu. Penggunaan teknologi IoT diperlukan untuk merancang bangun alat untuk mengukur tingkat kebisingan dari pengeras suara. Perancangan bangun alat pada penelitian ini meliputi perangkat keras yang digunakan adalah Sensor MAX9814, Modul ADC, OLED, Switch ON/OFF, Jack DC Charge, Baterai, Buzzer, Step Down 5V dan ESP32. Kemudian, perangkat lunaknya terdiri dari Arduino IDE, Blynk, dan Google Sheets. Berdasarkan hasil uji validasi menggunakan sensor MAX9814 untuk mengukur tingkat kebisingan suara dengan perbandingan dari sound level meter yang sumber suaranya menggunakan speaker JBL dengan tingkat volumenya diubah-ubah diperoleh hasil pada jarak 10 cm rata-rata nilai presetanse error 2,5% dan presetanse akurasi 97,5%, jarak 20 cm rata-rata nilai presetanse error 2,7% dan presetanse akurasi 97,3%, serta jarak 30 cm rata-rata nilai presetanse error 2,6% dan presetanse akurasi 97,4%. Berdasarkan penerapan IoT dengan hasil yang diperoleh yaitu untuk kebutuhan monitoring menggunakan Blynk dengan diuji terhadap delay pengiriman data dari display OLED ke aplikasi Blynk dan didapatkan nilai rata-rata delay sebesar 829,28 ms yang termasuk buruk. Kemudian, data logger menggunakan Google Sheets untuk informasi tampilan data logger secara real-time yaitu terdapat tanggal, jam, dan level suara (dB).

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

[1] T. Arifianto, S. Triwijaya, D. N. Paulina, Sunardi, A. Joewono, and J. Prasetijo, “Penerapan Internet of Things Untuk Rancang Bangun Pengukuran Tingkat Kebisingan pada Sarana Perkeretaapian,” J. Tek. Inform. dan Teknol. Inf., vol. 3, no. 3, pp. 15–29, 2023, doi: 10.55606/jutiti.v3i3.2756.

[2] Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 48 Tahun 1996, “Baku Mutu Tingkat Getaran,” Program, no. 49, p. 15, 1996, [Online]. Available: https://baristandsamarinda.kemenperin.go.id/download/KepMenLH49(1996)-Baku_Tingkat_Getaran.pdf

[3] R. Marisdayana, S. Suhartono, and N. Nurjazuli, “Hubungan Intensitas Paparan Bising Dan Masa Kerja Dengan Gangguan Pendengaran Pada Karyawan PT. X,” J. Kesehat. Lingkung. Indones., vol. 15, no. 1, p. 22, 2016, doi: 10.14710/jkli.15.1.22-27.

[4] Permenkes No. 718 tahun, “Kebisingan Yang Berhubungan Dengan Kesehatan,” Permenkes No.7 tahun 1987, pp. 1–5, 1987.

[5] K. Abda, A. S. Rachman, and M. S. Iqbal, “Perancangan Purwarupa Sistem Monitoring Kualitas Air Sungai Berbasis Internet Of Things (IoT),” 2020.

[6] A. Imran and M. Rasul, “Pengembangan Tempat Sampah Pintar Menggunakan Esp32,” J. Media Elektr., vol. 17, no. 2, pp. 2721–9100, 2020, [Online]. Available: https://ojs.unm.ac.id/mediaelektrik/article/view/14193

[7] A. Wagyana, “Prototipe Modul Praktik untuk Pengembangan Aplikasi Internet of Things (IoT),” Setrum Sist. Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer, vol. 8, no. 2, p. 238, 2019, doi: 10.36055/setrum.v8i2.6561.

[8] T. Lesmana and M. Silalahi, “RANCANGAN BANGUN SISTEM KEAMANAN RUMAH BERBASIS IOT Ari,” Comasie, vol. 3, no. 3, pp. 21–30, 2020.

[9] F. A. Putra, M. Rivai, and T. Tasripan, “Penentu Posisi Drone Berdasarkan Sinyal Suara,” J. Tek. ITS, vol. 7, no. 1, 2018, doi: 10.12962/j23373539.v7i1.28609.

[10] A. Rahmat, L. Ida, A. P. Sardju, I. Hamsir, and A. Wahab, “Modul Analog To Digital Converter (Adc) 8 Bit Dengan Menggunakan Metode Successive Aproximation Register (Sar),” PROtek J. Ilm. Tek. Elektro, vol. 4, no. 2, pp. 71–74, 2017, [Online]. Available: https://ejournal.unkhair.ac.id/index.php/protk/article/view/269

[11] L. B. Setyawan, “Prinsip Kerja dan Teknologi OLED,” Techné J. Ilm. Elektrotek., vol. 16, no. 02, pp. 121–132, 2017, doi: 10.31358/techne.v16i02.165.

[12] I. Syukhron, “Penggunaan Aplikasi Blynk untuk Sistem Monitoring dan Kontrol Jarak Jauh pada Sistem Kompos Pintar berbasis IoT,” Electrician, vol. 15, no. 1, pp. 1–11, 2021, doi: 10.23960/elc.v15n1.2158.

[13] M. Nafis, “Implemantasi Google Spreadsheets Dan Facebook Pixel Pada Website Penjualan Produk Lokal,” Pros. SINTAK, pp. 560–566, 2018.

[14] ETSI, “Telecommunications and Internet Protocol Harmonization Over Networks (TIPHON); General aspects of Quality of Service (QoS),” Etsi Tr 101 329 V2.1.1, vol. 1, pp. 1–37, 2020.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-09

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Erri Wahyu Puspitarini, Arzin, Z. K., Arifianto, T., & Pribadi, O. S. (2026). Penggunaan Internet of Things Untuk Mendeteksi Tingkat Kebisingan Pengeras Suara di Peron Stasiun MRT Jakarta. Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal), 10(1), 1-9. https://doi.org/10.37367/jpi.v10i1.388

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama