Uji Komparatif Lora 433 MHz dan 915 MHz Sebagai Media Pengirim Data Pemantauan Box ZP
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v9i1.413Kata Kunci:
Lora 433MHz, Lora 915MHz, RSSI, packet loss, delayAbstrak
Di dalam penelitian ini, Long Range (Lora) 433 MHz dan 915 MHz diterapkan sebagai media pengirim data pada alat pemantauan box ZP. Box ZP merupakan salah satu peralatan axle counter yang terletak di luar ruangan dan berfungsi sebagai pelindung modul VUR dari pengaruh cuaca. Uji perbandingan kinerja Lora 433 MHz dan 915 MHz sebagai media pengirim data dilakukan dengan mempertimbangkan parameter jarak, RSSI, packet loss, dan delay. Hasil pengujian jarak menunjukkan bahwa hubungan antara jarak transmitter dan receiver dengan nilai RSSI berbanding terbalik. Pada pengujian nilai RSSI, Lora 433 MHz menunjukkan kinerja RSSI yang lebih baik dibandingkan dengan Lora 915 MHz pada variasi jarak 158 m, 284 m, 483 m, dan 842 m. Pada pengujian packet loss, Lora 915 MHz menunjukkan kinerja lebih baik dibandingkan Lora 433 Mhz pada variasi jarak 284 m, 483 m, dan 842 m. Dari segi delay pengiriman data, LoRa 915 MHz mengirimkan data lebih cepat dibandingkan LoRa 433 MHz dengan selisih kecepatan sebesar 8%.
Unduhan
Referensi
T. Tansarn, P. Phasukkit, and R. Khaemphukieo, “Comparison of LoRa 915 MHz and 433 MHz on Distance Coverage in Thailand Area,” pp. 1–4, 2019.
A. Rahman and M. Suryanegara, “The development of IoT LoRa: A Performance Evaluation on LoS and Non-LoS Environment at 915 MHz ISM Frequency,” Proc. - Int. Conf. Signals Syst. ICSigSys 2017, pp. 163–167, 2017, doi: 10.1109/ICSIGSYS.2017.7967033. DOI: https://doi.org/10.1109/ICSIGSYS.2017.7967033
M. M. Kurniawan, K. Amron, and R. A. Siregar, “Analisis Karakteristik Transmisi LoRa pada Wilayah Perkotaan,” J. Pengemb. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 6, no. 8, pp. 3977–3986, 2022.
R. Suta Adji and H. Nurwasito, “Pengembangan Sistem Pengiriman Data Mengunakan LoRa Multipoint Menggunakan Simple LoRa Protokol sebagai Kontrol Kebakaran Kandang Ayam,” J. Pengemb. Teknol. Inf. dan Ilmu …, vol. 6, no. 4, pp. 2548–964, 2022.
T. Darmana, T. J. Pramono, and M. N. Qosim, “Analisa Rugi-Rugi Saluran Transmisi (Link Budget Analysis) LoRa pada Gedung Bertingkat,” Laporan Penelitian, Fakultas Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan, Institut Teknologi PLN, Jakarta, 2021.
H. Azwar, Muhammmad Diono, and Rizadi Sasmita Darwis, “Sistem Telemetri Nirkabel Menggunakan Long Range (LoRa) untuk Deteksi Dini Kebakaran Hutan,” J. Elektro dan Mesin Terap., vol. 9, no. 1, pp. 103–112, 2023. DOI: https://doi.org/10.35143/elementer.v9i1.5866
H. H. Hadhiansah, K. Amron, and R. A. Siregar, “Analisis Karakteristik Transmisi LORA dalam Ruangan,” J. Pengemb. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 7, no. 4, pp. 2054–2062, 2023.
Kementerian Komunikasi dan Informatika, “Peraturan Direktur Jenderal Sumber Daya Dan Perangkat Pos Dan Informatika Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Persyaratan Teknis Alat Dan/ Atau Perangkat Telekomunikasi Low Power Wide Area,” 2019, Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika, Jakarta.
A. Fikri, “Pengujian unjuk kerja transmisi data lora 433 MHz dan 915 MHz non line of sight (nlos),” pp. 1–67, Skripsi, Fakultas Teknik, Universitas Lampung, Bandar Lampung, 2022.
B. N. Fatkhan, M. Ramdhani, and A. Sugiana, “Sistem Deteksi Keberadaan Kereta Api Menggunakan Induksi Magnetik,” e-Proceeding of Enginering, vol. 8, no. 2, pp. 1011–1020, 2021.
M. Rosyidi and D. Budhi Santoso, “Analisis Gangguan Sistem Axle Counter Dalam Jaringan Rel Kereta Di Pt Kai (Persero) Resort Sintel 1.16 Karawang Daop 1 Jakarta,” JATI (Jurnal Mhs. Tek. Inform., vol. 7, no. 2, pp. 1317–1321, 2023. DOI: https://doi.org/10.36040/jati.v7i2.6651
Ardhia Adji Frescilia Rantung, “Sistem Monitoring Serta Kendali Pembuangan Air Dan Pengatur Kelembapan Pada Box Zp Berbasis Labview,” Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun, 2023.
M. N. Al Huda, “Penerapan Wireless Sensor Network (WSN) untuk Monitoring Daya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) Menggunakan Thingspeak,” 2023.
A. Maulana and W. Sulistyo, “Analisis Kualitas Signal Wireless Menggunakan Received Signal Strength Indicator (Rssi) Di Smp Negeri 10 Salatiga,” IT-Explore J. Penerapan Teknol. Inf. dan Komun., vol. 3, no. 1, pp. 63–78, 2024. DOI: https://doi.org/10.24246/itexplore.v3i1.2024.pp50-65
B. R. Rahmadya, “Indoor Positioning System (IPS) Berdasarkan Kekuatan Received Signal Strength Indicator (RSSI),” J. Inf. Technol. Comput. Eng., vol. 2, no. 01, pp. 27–33, 2018. DOI: https://doi.org/10.25077/jitce.2.01.27-33.2018
A. Zafia, Y. A. Setyoko, and A. D. N. Utomo, “Implementasi Sensor Jaga Jarak Dalam Membantu Pencegahan Penularan Covid-19,” LEDGER J. Inform. Inf. Technol., vol. 1, no. 3, pp. 150–160, 2022. DOI: https://doi.org/10.20895/ledger.v1i3.890
M. Hasbi and N. R. Saputra, “Analisis Quality of Service ( Qos ) Jaringan Internet Kantor Pusat King Bukopin Dengan Menggunakan Wireshark,” Univ. Muhammadiyah Jakarta, vol. 12, no. 1, pp. 1–7, 2021.
A. I. Irawan, R. Patmasari, and M. R. Hidayat, “Peningkatan Kinerja Sensor DS18B20 pada Sistem IoT Monitoring Suhu Kolam Ikan,” JTERA (Jurnal Teknol. Rekayasa), vol. 5, no. 1, p. 101, 2020. DOI: https://doi.org/10.31544/jtera.v5.i1.2019.101-110
ITU-R Report, "Propagation Models for Railway Environments," 2021.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


