Evaluasi Kekuatan Rel UIC54 Menggunakan Metode Beam On Elastic Foundation (BOEF)
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v4i2.101Kata Kunci:
Rel UIC54, Beam On Elastic Foundation (BOEF), beban dinamis lokomotifAbstrak
Di Indonesia, dimensi profil baja rel telah ditentukan dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 60 tahun 2012. Salah satu jenis rel yang umum digunakan untuk jalan rel dengan lebar 1067mm adalah rel tipe UIC54. Namun, penentuan tipe profil rel di Indonesia belum dilengkapi dengan analisis kekuatan struktur profil rel dalam menahan beban yang bekerja di atasnya. Sehingga, jurnal ini akan membahas perhitungan analisis kekuatan struktur rel UIC54 dalam menahan beban lokomotif CC 203, CC 205, dan CC 206. Metode perhitungan menggunakan metode Beam on Elastic Foundation (BOEF) yang mengasumsikan perilaku rel sebagai balok kontinu yang menerima beban di atas tumpuan pondasi elastis. Nuilai kekuatan rel UIC dituliskan dalam bentuk angka faktor keamanan (SF). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai SF terkritis rel dalam menerima beban lokomotif CC 203, CC 205, dan CC 206 berturut-turut adalah sebesar 10,94; 8,93; dan 9,67. Berdasarkan hasil perhitungan kekuatan rel tersebut, rel UIC54 sangat kuat dalam menahan beban dinamis lokomotif dan memiliki penampang yang terlalu besar untuk menahan beban roda dinamis lokomotif.
Unduhan
Referensi
Doyle, N. (1980). Railway Track Design A Review Of Current Practice. Canberra: Australian Goverment Publishing Service.
Dwiatmoko, H. (2016). Pengujian Sarana Perkeretaapian. Jakarta: Prenadamedia Group.
http://www.jfe-steel.co.jp/en/.
Republik Indonesia. (2002). SNI 03-1729-2002 tentang Tata Cara Perencanaan Struktur Baja untuk Bangunan Gedung. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.
Republik Indonesia. (2012). Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 60 tahun 2012 tentang Spesifikasi Teknis Jalan Rel. Jakarta: Kementerian Perhubungan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


