Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan Kereta Api Angkutan Lebaran Di Pulau Jawa
Kata Kunci:
tingkat kepuasan, kereta api, lebaran, penumpangAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pelanggan kereta api lebaran di Pulau Jawa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan penyebaran kuesioner. Sampel dari pengumpulan data ini adalah 206 responden yang melakukan perjalanan selama Lebaran dengan kereta api di Pulau Jawa. Hasil penelitian dengan menggunakan metode Importance Performance Analysis menunjukkan bahwa harapan responden untuk layanan kereta api adalah 82,8 persen sedangkan tingkat kepuasan responden adalah 65,4 persen. Indeks Kepuasan Pelanggan untuk semua atribut yang diteliti adalah 71,4 persen. Beberapa atribut yang perlu diprioritaskan untuk perbaikan dianggap tidak konsisten dengan harapan penumpang: kebersihan dan kenyamanan toilet di stasiun dan di kereta, ketersediaan fasilitas untuk orang cacat, harga tiket yang terjangkau dan kesesuaian harga tiket dengan layanan. Atribut lain yang penting dan dianggap memuaskan oleh responden adalah papan informasi, keramahan staf stasiun, kebersihan dan kenyamanan di stasiun, konter layanan tiket, keramahtamahan staf kereta, kebersihan dan kenyamanan dalam kereta, pemberangkatan tepat waktu, Kereta yang tepat waktu, ketepatan waktu kedatangan kereta, waktu perjalanan dan kemudahan mendapatkan tiket.
Unduhan
Referensi
Badan Litbang Kementerian Perhubungan. 2014. Survey Potensi Pemudik Tahun 2015.
Barata, Atep. 2004. Dasar- dasar Pelayanan Prima. Jakarta: Elex Media. Komputindo.
European Commision. 2013. Europeans’ satisfaction with Rail services.
Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor:
/KEP/M.PAN/7/2003 Tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik.
Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: KEP/25/M.PAN/2/2004 tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah.
Lestari, Sri. 2014. Jurnal Penelitian Transportasi Darat No. 520/AU2/P2MI- LIPI/04/201
PT KAI. 2015. Laporan Tahunan Annual Report Tahun 2015. Bandung.
Riadi, Muchlisin. 2012. Pelayanan Publik,
November 2016. Tersedia di: http://www.kajianpustaka.com.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


