Penerapan Teknologi Automatic Level Crossing Di Indonesia

Penulis

  • Nanda Ahda Imron Akademi Perkeretaapian Indonesia Madiun , Akademi Perkeretaapian Indonesia Madiun
  • Natriya Faisal Rachman Akademi Perkeretaapian Indonesia Madiun , Akademi Perkeretaapian Indonesia Madiun
  • Willy Artha Wirawan Akademi Perkeretaapian Indonesia Madiun , Akademi Perkeretaapian Indonesia Madiun
  • Adya Aghastya Akademi Perkeretaapian Indonesia Madiun , Akademi Perkeretaapian Indonesia Madiun

DOI:

https://doi.org/10.37367/jpi.v2i2.55

Kata Kunci:

manual LC, kecelakaan, tundaan, antrian, CBOD

Abstrak

Indonesia memiliki banyak perlintasan sebidang (Level Crossing – LC) yang semuanya masih manual dengan performansi yang buruk. Akibatnya, sering terjadi kecelakaan. Kecelakaan ini disebabkan oleh penjaga yang telat menurunkan palang pintu, kecerobohan dan ketidaksabaran penguna jalan. Waktu tunggu yang tidak menentu pada LC menyebabkan tundaan dan antrian yang tinggi serta memicu pengguna jalan menerobos pintu LC. Di Jakarta, manual LC menyebabkan gangguan signifikan terhadap pengguna jalan; tundaan selama 158.46 detik dan antrian sepanjang 66.85 m seperti halnya dengan yang terjadi di Malang, Pasuruan dan Surakarta. Banyak negara telah menerapkan Automatic Level Crossing (ALC) dengan sukses, seperti Inggris Raya, Jepang dan Australia. ALC tidak hanya mengurangi gangguan terhadap pengguna jalan tetapi juga meminimalkan human error (khususnya bagi penjaga manual LC). Jenis ALC yang paling sesuai untuk Indonesia adalah Crossing Barrier with Obstacle Detection (CBOD). Studi ini membuktikan bahwa CBOD mampu mengurangi gangguan terhadap pengguna jalan untuk delay menjadi 125.393 detik dan queue menjadi 60.778 m. Disisi lain, untuk mengendalikan perilaku pengguna jalan perlu didukung dengan instalasi traffic calming; pita penggaduh, kanal lalu lintas dan countdown timer. Analisis B/C Ratio dalam instalasi CBOD termasuk traffic calming menghasilkan nila 1.24, dimana layak untuk diterapkan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2018-11-20

Cara Mengutip

Imron, N. A., Rachman, N. F., Wirawan, W. A., & Aghastya, A. (2018). Penerapan Teknologi Automatic Level Crossing Di Indonesia. Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal), 2(2), 133-140. https://doi.org/10.37367/jpi.v2i2.55

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 > >>