Sosialisasi Keselamatan Perkeretaapian untuk Meningkatan Peran Masyarakat Tertib Berlalu Lintas di Perlintasan Sebidang

  • Fadli Rozaq Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
  • Willy Artha Wirawan Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
  • Natriya Faisal Rachman Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
  • Handoko Handoko Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
  • Akbar Zulkarnaen Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Keywords: sosialisasi, keselamatan perkeretaapian, kesadaran masyarakat, tertib berlalulintas

Abstract

Program sosialisasi keselamatan perkeretaapian bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat tertib berlalu lintas di perlintasan sebidang kereta api. Tujuan pengabdian untuk mengkader para pelajar sebagai generasi muda dalam upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang keselamatan perkerataapian. Bentuk aktivitas pengabdian yang dilakukan dengan kuliah umum dan praktek. Subjek pengabdian yaitu para siswa di SMA Negeri 1 Barat Magetan. Rendahnya pengetahuan masyakarat tentang keselamatan perkeretaapian menyebabkan banyaknya kasus kecelakaan yang terjadi diperlintasan sebidang. Peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah selama ini tidak tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Oleh karena itu program sosialisasi ini sebagai salah satu upaya untuk mensosialisasikan peraturan tentang keselamatan perkeretaapian di perlintasan sebidang kepada masyarakat.

References

Ghomi, H et al. 2016. Analyzing injury severity factors at highway railway grade crossing

accidents involving vulnerable road users: A comparative study. Journal of Traffic Injury

Prevention. Volume 17 Issue 8.

Haleem, K & Gan, A. 2015. Contributing Factors of Crash Injury Severity at Public

Highway-Railroad Grade Crossings in the U.S. Journal of Safety Research.Volume 53,

Pages 23-29

Hu, Shou-Ren et al. 2010. Investigation of Key Factors for Accident Severity at Railroad

Grade Crossings by Using a Logit Model. Journal of Safety Science. Volume 48(2): 186–

Niman, Mikael. 2019. Perlintasan Sebidang Masih Rawan Kecelakaan.

https://www.beritasatu.com/nasional/547404/perlintasan-sebidang-masih-rawankecelakaan. Di akses pada tanggal 18 Februari 2021.

Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor: SK.407/AJ.401/DRJD/2018

Tentang Pedoman Teknis Pengendalian Lalu Lintas di Ruas Jalan Pada Lokasi Potensi

Kecelakaan di Perlintasan Sebidang dengan Kereta Api.

Peraturan Menteri Perhubungan PM. 36 Tahun 2011 Tentang Perpotongan dan/atau

Persinggungan Antara Jalur Kereta Api dengan Bangunan Lain.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 94 tahun 2018 tentang Peningkatan

Keselamatan Perlintasan Sebidang Antara Jalur Kereta Api dengan Jalan.

Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2009 Tentang Penyelenggaraan Perkeretaapian.

Rozaq, dkk. 2019. Peningkatan Kompetensi Penjaga Pintu Perlintasan Sebidang

Transportasi Perkeretaapian di Kota Padang Sumatera Barat Melalui Program

Pemberdayaan Masyarakat. Seminar Nasional Inovasi dan Aplikasi Teknologi di Industri

Institut Teknologi Nasional Malang, ISSN 2085-4218, pp.322-326

Tjahjono, T et al. 2019. Identification Determinant Variables of the Injury Severity

Crashes At Road-Railway Level Crossing in Indonesia. Transportation Research

Procedia. Volume 37, Pages 211–218

Republik Indonesia. 2007. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang

Perkeretaapian

Wedasana, A. Surya. 2011. Analisis Daerah Rawan Kecelakaan dan Penyusunan Data

Base Berbasis Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus Kota Denpasar). Tesis. Prodi

Teknik Sipil, Universitas Udayana, Bali.

Wirawan, dkk. 2019. Pemberdayaan Masyarakat untuk Meningkatan Kompetensi Penjaga

Pintu Perlintasan Sebidang Transportasi Perkeretaapian (Studi Kasus di Baturaja

Sumatera Barat). Seminar Nasional Inovasi dan Aplikasi Teknologi di Industri Institut

Teknologi Nasional Malang, ISSN 2085-4218, pp.327-330.

Published
2021-05-11