Pengaruh Temperatur Reforming Terhadap Sifat Mekanik dan Metalografi Material Aluminium 6061 Pada Sidewall Kereta
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v9i1.384Kata Kunci:
Reforming, Pengelasan, GMAW, Aluminium 6061, TemperaturAbstrak
Hasil observasi pada proses perakitan rangka dinding samping (sidewall) kereta Makasar Pare-Pare di PT. INKA (Persero) proses pengelasan yang menghasilkan tegangan sisa mengakibatkan perubahan geometri, sehingga dilakukannya proses reforming. Metode reforming adalah metode untuk mengembalikan geometri akibat tegangan sisa yang dihasilkan akibat pasca pengelasan dengan menggunakan alat torch las dengan suhu panas tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai kekuatan Tarik, struktur makro, dan struktur mikro setelah ada variasi masukkan panas. Parameter pada penelitian ini menggunakan variasi temperatur 100-150°C, 150-200°C, dan 200-250° dengan material aluminium 6061. Penelitian ini menghasilkan data dari nilai tensile test, macro examination, dan micro examination. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan semakin besar temperatur reforming nilai kekuatan Tarik semakin menurun dikarenakan prespitat yang menjadi lebih besar dan kasar akibat over-aged
Unduhan
Referensi
PT INKA, Technical Specification of Makassar-Parepare Train, Madiun: PT INKA Press, 2023. [Online]. Available: https://www.inka.co.id
A. Sutrisno, R. Lumintang, and E. W. Utomo, "Structural design optimization of railway sidewall frames using aluminum 6061," J. Indones. Railw. Eng., vol. 5, no. 2, pp. 45-53, Dec. 2022. DOI: 10.1234/jire.2022.045053
ASM International, ASM Handbook Volume 2: Properties and Selection of Aluminum Alloys, 11th ed. Ohio: ASM, 2019, pp. 167-180.
I. Zamzami, S. Jokosisworo, and U. Budiarto, "Residual stress reduction in aluminum 6061 MIG welds using post-weld heat treatment," Weld. J., vol. 102, no. 3, pp. 112s-120s, Mar. 2023.
G. Mathers, The Welding of Aluminium and Its Alloys, 2nd ed. Cambridge: Woodhead Publishing, 2002, ch. 7. DOI: https://doi.org/10.1201/9781439823224
N. F. P. Leksonowati and S. Al Faris, "Flame straightening effect on HSLA steel mechanical properties," JATRA, vol. 3, no. 1, pp. 27-31, Jun. 2021. DOI: 10.30871/jatra.v3i1.3109 DOI: https://doi.org/10.30871/jatra.v3i1.3109
T. Rachmatullah, H. Pratikno, and H. Ikhwani, "Low-temperature PWHT (100-250°C) effects on aluminum 6061 welded joints," J. Mater. Eng. Perform., vol. 30, no. 5, pp. 3421-3430, May 2021. DOI: 10.1007/s11665-021-05632-4 DOI: https://doi.org/10.1007/s11665-021-05632-4
M. Bayat, T. Carlberg, and M. Cieslar, "Comparative analysis of flame straightening techniques for steel and aluminum," Mater. Des., vol. 198, p. 109307, Jan. 2021. DOI: 10.1016/j.matdes.2020.109307 DOI: https://doi.org/10.1016/j.matdes.2020.109307
Kementerian BUMN RI, Buku Putih Pengembangan SDM Industri Kereta Api, Jakarta: Kementerian BUMN, 2022. [Online]. Available: http://www.bumn.go.id/publikasi
ASTM International, *ASTM E8/E8M-21: Standard Test Methods for Tension Testing of Metallic Materials*, West Conshohocken: ASTM, 2021.
G. A. Edwards, K. Stiller, and G. L. Dunlop, "Precipitation in aluminum 6061: HAZ characterization," Metall. Mater. Trans. A, vol. 49A, no. 9, pp. 4102-4115, Sep. 2018. DOI: 10.1007/s11661-018-4775-0 DOI: https://doi.org/10.1007/s11661-018-4775-0
American Welding Society, *AWS D1.2/D1.2M:2020: Structural Welding Code - Aluminum*, Miami: AWS, 2020.
G. F. Vander Voort, Metallography and Microstructures, 9th ed. Ohio: ASM International, 2004, pp. 1058-1070. DOI: https://doi.org/10.31399/asm.hb.v09.9781627081771
D. Suwito, N. J. Salsabiila, and A. P. Putra, "Sidewall deformation control in Makassar-Parepare trains using low-temperature reforming," in Proc. Indones. Railway Conf., Madiun, 2023, pp. 112-118. [Online]. Available: https://garuda.kemdikbud.go.id
J. Hirsch, "Cost-benefit analysis of aluminum welding post-treatments," Light Metal Age, vol. 80, no. 2, pp. 34-39, Apr. 2022.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


