Analisis Pengaruh Variasi Kecepatan LRT Jabodebek Pada Longspan Terhadap Ride Index Menggunakan Simulasi Longitudinal Train Dynamic
DOI:
https://doi.org/10.37367/jpi.v6i2.214Kata Kunci:
Longitudinal Train Dynamic, Simulasi, Ride Index, Kecepatan, LongspanAbstrak
Kecepatan salah satu faktor penunjang kenyamanan penumpang pada transportasi kereta api. Permasalahan yang terjadi saat kereta api melewati lengkungan longspan adalah kecepatan yang kurang efisien mempengaruhi tingkat kenyamanan penumpang. Solusi dari permasalahan ini adalah kereta api harus melalui proses simulasi dengan tujuan mengetahui kecepatan efisien yang diterima dengan memprioritaskan kenyamanan penumpang saat melewati lengkungan longspan. Simulasi yang dilakukan menggunakan metode Longitudinal Train Dynamic (LTD) dengan membandingkan nilai ride index hasil simulasi dengan nilai ride index yang diatur pada KP 765 tahun 2017 tentang Desain dan Spesifikasi LRT Jabodebek yang merujuk pada ISO 2631. Berdasarkan standar yang ditentukan peneliti melakukan simulasi dengan variasi kecepatan untuk mengetahui efek variasi kecepatan terhadap nilai ride index, sehingga diketahui kecepatan yang efisien pada longspan terpanjang terhadap kenyamanan penumpang. Kecepatan yang disimulasikan yaitu 10 kmh, 20 kmh, 30 kmh, 40 kmh, 50 kmh, dan 60 kmh. Data hasil dari penelitian ini adalah nilai ride index dari variasi kecepatan yang disimulasikan. Hasil dari penelitian ini adalah nilai ride index pada kecepatan 10 kmh sebesar 1.4747427, 20 kmh sebesar 1.6533716, 30 kmh sebesar 1.8409451, 40 kmh sebesar 2.2335365, 50 kmh sebesar 2.4009598, dan 60 kmh sebesar 2.6713053. Serta kecepatan optimal LRT Jabodebek berada pada rentang 30 hingga 40 kmh.
Unduhan
Referensi
Budiwantoro, B., Masyhur, A. H., & Suganda, I. (2018). Testing of dynamic characteristic and comfort of Indonesia automated people mover from Bandung. AIP Conference Proceedings, 1977(June 2018). https://doi.org/10.1063/1.5042985
Fajrul Amin, E. P. (2016). Analisis Pengaruh Korugasi Pada Lengkung Lintas Stasiun Fatmawati Terhadap Ride Index Dan Usia Pakai Rel. 1(July), 1–23.
International Standard (1997). ISO 2631-1. Mechanical Vibration and Shock – Evaluation of human exposure to whole body vibration.
Farozy, I. H. (2021). Kontruksi Longspan LRT Jabodebek.
Lamma, M. (2013). Test Drive Result Of Ride Index Development System At Dynamic Test.
Sharma, S. K., & Kumar, A. (2017). Impact of electric locomotive traction of the passenger vehicle Ride quality in longitudinal train dynamics in the context of Indian railways. Mechanics and Industry, 18(2). https://doi.org/10.1051/meca/2016047
Simon Iwnicki, Maksym Spiryagin, Colin Cole, T. M. (2019). Handbook of Railway Vehicle Dynamic.
Abdullah, M. (2017). Fisika Dasar. https://doi.org/10.4324/9780429279034-1
INKA. (2020). Spesifikasi Lrt Jabodebek. https://www.inka.co.id/product/view/76
James, S. S., Anderson, S. R., & Lio, M. Da. (2020). Longitudinal Vehicle Dynamics: A Comparison Of Physical And Data-Driven Models Under Large-Scale Real-World Driving Conditions. Ieee Access, 8, 73714–73729.
https://doi.org/10.1109/access.2020.2988592
Subyanto, M. (1977). Dinamika Kendaraan Rel.
Udemy. (2020). Longitudinal Train Dynamic. https://www.udemy.com/course/rail-vehicle-engineering-101/learn/lecture/5664814#overview
Uyulan, C., & Arslan, E. (2020). Simulation And Time-Frequency Analysis Of The Longitudinal Train Dynamics Coupled With A Nonlinear Friction Draft Gear. Nonlinear Engineering, 9(1). https://doi.org/10.1515/nleng-2020-0003
Wu, Q. (2015). Rolling Resistance Curve. https://www.researchgate.net/figure/longitudinal-train-dynamics-assume-that-there-are-i-i-i-i-3-vehicles-in-the_fig3_301887574
Baharuddin, Musthofa (2018). Evaluasi Pengaruh Lengkung Kereta Api Di Km.1+065-Km.1+279 Terhadap Kecepatan Kereta Api. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
a. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
b. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).
2. Usulan Kebijakan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama, dengan karya [SPESIFIKASI PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam hal ini jurnal.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).


